Ngeri ! Dua Pekerja PGN Mendadak Dievakuasi dari Dalam Gorong-gorong

Jumat, 27 Mei 2022 | 18:57 WIB

Deli Serdang, MPOL : Dua pekerja PGN (Perusahaan Gas Negara) Region Sumut, mendadak dievakuasi dari dalam gorong-gorong, Jl.Raya Medan – Tanjung Morawa, KM 15,5, Jum’at (27/05).

Peristiwa naas itu terjadi sekitar pukul 12.30Wib, diduga dua pekerja tersebut mengalami keracunanan gas akibat adanya kebocoran pipa gas di dalam gorong-gorong, lokasi tepatnya di pinggir jembatan Sei Blumei.

Dari pantauan Medan Pos di lokasi, dua korban dievakuasi oleh tim penyelamat pemadam kebakaran dari Pemko Medan dan Pemkab Deli Serdang, belum diketahui bagaimana kronologi kejadian, pihak PGN yang berada di lokasi tidak bersedia dikomfirmasi.

Lokasi gorong-gorong pipa gas PGN di Tanjung Morawa tempat korban dievakuasi, Jum’at (27/05). (Fhoto: MPOL/Dedy.Z)

Terlihat evakuasi dilakukan tim penyelamat menggunakan tali dan anak tangga, satu orang tim penyelamat masuk ke dalam gorong-gorong menggunakan alat bantu tabung pernafasan oksigen.

Kadis Pemadam Kebakaran Deli Serdang, Boy Sinaga, saat dikomfirmasi Medan Pos via panggilan WhatsApp, membenarkan ada anggotanya yang turut melakukan evakuasi tersebut.

“Iya bang, benar, tim penyelamat kami ada melakukan evakuasi terkait kebocoran pipa gas PGN di Tg.Morawa, nanti saya kirimkan laporan kerja anggota kami ke abang”, ungkap Boy kepada Medan Pos, Jum’at (27/05).

Berdasarkan salinan laporan tersebut, dua korban disebutkan bernama Sumadi (55), dan Kristian (44) dengan nama objek PT. PGN.

Petugas keamanan di lokasi dekat gorong-gorong pipa gas PGN yang sempat mencoba menghalangi tugas wartawan. (Fhoto : MPOL/Dedy.Z)

Medan Pos belum mengetahui kondisi kedua korban saat ini, ketika satu korban berhasil diangkat dari dalam gorong-gorong, terlihat petugas penyelamat dibantu pihak PGN dengan buru-buru memasukkan tubuh korban ke dalam mobil ambulan menggunakan pandu, dan dikabarkan langsung dilarikan ke rumah sakit.

Menyusul sekitat 10 menit setelahnya, satu korban lagi berhasil diangkat dengan cara dibopong oleh petugas dan pihak PGN, bergegas mereka bawa masuk ke dalam mobil pribadi, dan langsung melaju ke arah kota Medan.

Terpisah, sejumlah pekerja berpakaian PGN Solution yang sempat diwawancarai Medan Pos didekat lokasi enggan memberikan penjelasan, namun sempat menepis bahwa pekerja yang menjadi korban itu bukan dari PGN Solusion.

“Kami pekerja dari PGN Solusion bang anak perusahaan PGN, yang dievakuasi itu bukan dari tim kami, mungkin itu dari PGN”, tepis seorang pekerja berpakaian orange bertuliskan PGN Solution yang enggan menyebutkan namanya.

Wartawan Dihadang

Dalam liputan ini, wartawan Medan Pos juga sempat dihalangi mengambil dokumentasi dan dilarang mendekat di lokasi oleh petugas berpakaian TNI AD bersama seseorang rekannya berpakaian biasa.

“Pak gak boleh ambil dokumentasi ya. Walaupun wartawan. Kita perintah dari pimpinan. Boleh tinggalkan pak.”, ujar petugas berpakaian TNI bernama Sertu. LaLu Dani H, bersama seorang rekannya dan meminta wartawan untuk pergi.

Kepada petugas pengamanan, setelah diberi penjelasan dan memahami tugas wartawan, akhirnya melonggarkan larangan, wartawan sedikit dapat mengambil dokumentasi namun tetap tidak boleh mendekat. DS.08