Galian C di Desa Sena Batang Kuis Menggila

Akses Jalan Menuju Bandara Kuala Namu Rusak Parah

Rabu, 7 April 2021 | 21:02 WIB

Batangkuis, MPOL – Akses jalan Balai Desa di Desa Sena Kecamatan Batang Kuis semakin remuk akibat operasional Galian C yang diduga illegal. Akibatnya, akses jalan satu-satunya menuju Bandara Kuala Namu dari Medan melalui wilayah Tembung itu semakin sulit dilalui.

Aksi penggalian tanah itu semakin menggila khususnya di kawasan dusun IV Desa Sena, yang dulunya merupakan lahan eks PTPN II.

Petak-petak tanah di wilayah itu pun semakin berlubang besar, bayangkan saja, minimal 100 dumptruk tanah diangkut setiap harinya dari kawasan eks kebun sawit itu.

Lahan-lahan yang diduga dijadikan areal galian C ini diduga masih milik Negara. Entah proses apa yang terjadi, tanah-tanah di kawasan ini menjadi milik oknum-oknum tertentu.

Balik ke soal Galian C, Pemerintah Kecamatan Batang Kuis tampaknya kurang memperdulikan maraknya galian C di wiliyahnya. Padahal, wilayah Batang Kuis sebagai kawasan transit menuju berbagai wilayah di Deli Serdang masih memerlukan penataan yang baik.

Jika galian C ini terus saja dibiarkan, bukan tidak mungkin kawasan Desa Sena akan semakin memburuk karena keadaan lingkungannya yang kupak-kapik akibat operasional galian C.

“Tolonglah pak Bupati Deli Serdang, apakah ini tidak bisa dihentikan. Kami kesusahan menggunakan jalan menuju ke Bandara ini. Mau sampai kapan begini,” ujar Yeni, warga Sambirejo Timur kepada Medan Pos Rabu (4/7).

Yeni menguraikan, saat musim kemarau, beberapa ruas jalan yang dilalui truk-truk melebihi tonase itu mengupas jalan di kawasan itu. Padahal, beberapa ruas jalan di dusun V itu baru saja diperbaiki Pemkab DS. Nah, siapa yang bertanggung jawab dengan hancurnya jalan-jalan ini,” tandasnya.

Belum lagi jika musim hujan, kita bakal takut melintasi jalan ini. Sudah jalannya kecil, truk-truk itu pun datang dari arah berlawanan, sehingga badan jalan berlubang dan sebagiannya longsor. Kondisi ini cukup memprihatinkan. (bp)