Cegah Penyebaran Covid-19, Uspika Pangururan Bubarkan Peminum Tuak, Pemain Futsal dan Pengunjung Cofee Shop.

Rabu, 8 April 2020 | 09:20 WIB

Samosir – Dalam rangka mencegah penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) dalam hal memberi kenyamanan buat warga lainnya, Unsur Pimpinan Kecamatan (Uspika) Pangururan terus memantau titik-titik berkumpulnya warga.

Sekaligus melakukan pendekatan agar warga yang masih melakukan perkumpulan di luar rumah untuk menghindari dan membubarkan diri secara sukarela.

Sehingga, pada hari Senin dan Selasa (6,7/4) dipimpin Camat Pangururan, Beresma Simbolon, Kapolsek R. Simarmata dan Dan Ramil 03 melakukan razia di titik -titik yang menjadi konsentrasi massa untuk dibubarkan.

Ada beberapa lokasi keramaian yang dibubarkan antara lain, di lapangan Futsal One Golan Desa Parsaoran I, warung tuak di Desa Lumabn Pinggol, warung tuak Desa Pardomuan I, dan Coffee Shop di Onan Baru Pangururan.
Secara khusus Camat Pangururan meminta kepada warganya dengan humanis untuk sementara waktu menunda permainan di lokasi-lokasi tempat berkumpulnya massa, sembari menunggu redanya penyebaran virus Corona.

Himbauan pembubaran massa ini didukung oleh Ketua Gugus Kendali Covid 19 Kabupaten Samosir Drs. Rapidin Simbolon,MM yang bertekad untuk menjadikan Samosir Zero Covid 19.

Dalam hal ini Pemerintah Daerah juga terus berupaya secara ketat menghambat penyebaran Virus Corona dengan menjaga pintu-pintu masuk menuju Samosir. “Samosir bebas Covid 19 hanya dapat terwujud berkat adanya kerjasama dan pengertian kita akan virus yang sangat berbahaya ini” ungkap

Ketua Gugus Kendali Covid 19 Samosir.
Kadis kominfo Samosir Rohani Bakara menambahkan, sekeras apapun pemerintah atau petugas melalukan upaya pencegahan kalau tidak didukung perilaku yang baik tentu hasilnya tidak maksimal.

Dengan langkah yang dilakukan Uspika Pangururan secara humanis meminta warga yang berkumpul membubarkan diri dengan kesadaran sendiri.

Menurut Camat Pangururan, Beresma Simbolon, pihaknya tidak akan mengenal lelah dan terus menerus melakukan hal tersebut hingga penyebaran Covid 19 ini berakhir karena ini adalah kepentingan bersama. (TS.03)