Bupati Asahan Ikuti Rakor Hasil Pilkada 2020 Secara Virtual 

Rabu, 14 April 2021 | 19:53 WIB
Kisaran, MPOL : Bupati Asahan Surya, BSc dan Wakil Bupati Taufik Zainal Abidin bersama unsur Forkopimda mengikuti Rapat Kordinasi (Rakor) Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah hasil Pilkada serentak. Sekaligus pengarahan Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo, kepada 184 Kepala Daerah hasil Pilkada Serentak 2020 yang telah dilantik secara virtual, Rabu (14/4/2021).
Acara yang dipusatkan di Aula Melati Kantor Bupati Asahan tersebut, diawali dengan laporan dari Mendagri, Tito Karnavian. Selanjutnya Presiden Joko Widodo, berharap agar setiap Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang telah dilantik memberikan kinerja terbaik karena salah satu kunci pertumbuhan ekonomi nasional adalah pertumbuhan ekonomi daerah yang baik. Untuk itu, jabatan ini tentunya memiliki tanggung jawab yang besar.
Presiden meminta agar tidak memperlambat ide investasi. Jika memperlambat tentunya akan berdampak lambatnya pertumbuhan ekonomi daerah. Jika ekonomi daerah tidak meningkat begitu juga dengan investasi nasional. Sementara itu, Investasi memberikan income kepada negara, dimana 70 persen pemasukan negara dari pajak. “Kita harus dapat meningkatkan kwartal perekonomian negara dengan dukungan dari daerah serta provinsi. Semoga ekonomi kita bisa bangkit kembali dengan posisi normal dan baik,” lanjut Presiden.
Pada Rakor tersebut, Presiden menyampaikan beberapa hal terkait pemulihan kesehatan dan ekonomi di masa pandemi ini, karena saat ini pencegahan atau penanganan pasien Covid-19 terus dilakukan sehingga kasus aktif Covid-19 dapat berkurang. Untuk itu pemerintah daerah harus selalu melakukan sosialisasi protokol kesehatan. Program vaksinasi juga diharapkan terus berjalan dengan baik dan sasarannya jelas, termasuk pelayanan vaksin kepada lansia yang mulai berjalan.
Sementara pada sektor ekonomi, eksekusi belanja daerah harus di perhatikan, terutama bansos yang harus terus dilakukan pengawasan dalam pelaksanaannya. Hal-hal lain yang berkaitan dalam upaya meningkatkan pengelolaan anggaran dengan baik juga perlu ditegakkan. Salah satunya kinerja dan belanja aparatur negara harus lebih ideal. Untuk itu, setiap Kepala daerah dan Wakilnya harus memiliki fokus pembangunan utama setiap tahunnya.
“Misalnya di tahun pertama fokus pembangunan daerah difokuskan pada infrastruktur jalan. Lanjut di tahun kedua, konsentrasi pada perkembangan pasar, dan di tahun ketiga fokus pembangunan daerah pada pembangunan sekolah,” ujar Presiden.
Usai pengarahan Presiden, dilanjutkan pengarahan dlMenko Polhukam, Menko Perekonomian, Menteri Keuangan, Menteri Kesehatan, Kepala BNPB, dan ditutup pengarahan dari Mendagri.
Tito Karnavian selaku Mendagri memberi beberapa pengarahan diantaranya terkait otonomi daerah, kontrol percepatan Covid-19 di daerah, penguasaan teritorial dan demografi masyarakat, serta membangun hubungan yang baik dengan unsur Forkopimda.
“Setiap kepala dan wakil kepala daerah perlu memahami bahwa sistem pemerintahan bergeser dari yang sentralisasi menjadi desentralisasi. Dalam pemerintahan ini, ada otonomi daerah. Untuk itu penting bagi setiap kepala dan wakil kepala daerah memahami pentingnya Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah,” tutup Tito. **