Ketua DPRD Minta Anggota Dewan Patuhi :

Perda Larangan Merokok di Binjai Diabaikan

Senin, 4 Juli 2022 | 20:28 WIB

Binjai.MPOL- Penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Kota Binjai dinilai belum berjalan maksimal. Hal itu dapat ditandai dengan banyaknya puntung rokok yang berserakan dibeberapa Instansi atau Lembaga yang ada di Kota Binjai.

Padahal, Pemerintah telah membentuk aturan terkait KTR yang tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Binjai Nomor 3 Tahun 2018, tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Dikatakan Ketua DPRD Kota Binjai H Noor Sri Syah Alam Putra ST (foto) yang mengaku cukup menyayangkan kondisi tersebut. Dengan tegas dirinya pun meminta anggota DPRD Binjai, untuk tidak merokok di Gedung Dewan.

“Selama ini saya menilai (Perda Kota Binjai Nomor 3 Tahun 2018, tentang KTR) kurang maksimal. Untuk itu saya minta kepada anggota DPRD Binjai agar tidak merokok digedung ini,” tegas Ketua DPRD Binjai saat ditemui wartawan diruangannya, Jumat (1/7/2022).

Sebagai Ketua DPRD Kota Binjai, pria yang akrab disapa H Kires ini juga menegaskan bahwa pembentukan produk hukum tersebut sudah menyita banyak anggaran dan tenaga agar bisa diwujudkan.

“Coba kalian cek juga di Kantor kantor yang ada di Kota Binjai ini, saya yakin masih banyak yang melanggar Perda tersebut. Di dalam Perda tersebut kan sudah jelas diatur mana kawasan yang tidak dibatasi untuk aktifitas merokok. Saya menilai salah satu penyebabnya adalah lemahnya pengawasan dan penindakan pemerintah membuat masyarakat enggan patuh,” ungkapnya.

Pria yang saat ini juga dipercaya sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Binjai ini juga menegaskan bahwa didalam Perda tersebut juga dijelaskan tentang kandungan zat adiktif yang sangat berbahaya bagi manusia.

“Di dalam Perda itu juga dituliskan bahwa asap rokok tidak hanya membahayakan bagi si perokok itu sendiri, tetapi orang lain yang berada disekitar perokok,” ujar H Kires, seraya menambahkan bahwa asap rokok mengandung lebih dari 4.000 jenis senyawa kimia dan sekitar 400 jenis diantaranya merupakan zat beracun.

Diakhir ucapannya, Ketua DPRD Binjai kembali mengingatkan dan berharap kepada anggotanya beserta para Staff, agar dapat mematuhi Perda tersebut dengan tidak merokok di gedung DPRD Binjai yang baru selesai dikerjakan pagu sekitar Rp 45 Miliar tersebut.

“Sebagai wakil rakyat, saya juga berharap agar jangan gamblang menampilkan iklan iklan rokok di Kota Binjai, contohnya seperti di Baliho, papan reklame maupun videotron,” demikian ungkap legislator dari Partai Golkar ini.(wandi)