Kejaksaan Negeri Binjai Musnahkan Ribun Pil Ekstasi, Ganja dan Sabu Sabu

Selasa, 6 Desember 2022 | 19:35 WIB
Binjai.MPOL- Kejaksaan Negeri Binjai memusnahkan sebanyak 1038 butir ekstasi, 1.102, 45 gram ganja, dan 3,35 gram sabu, hal ini dalam acara Pemusnahan Barang Bukti Perkara Tindak Pidana Umum di halaman belakang Kejaksaan Negeri Kota Binjai, Selasa (6/12/2022). Kejaksaan Negeri selaku eksekutor perkara Tindak Pidana berdasarkan UU, melakukan pemusnahan barang bukti yang telah memiliki kekuatan hukum tetap diantaranya barang bukti Narkotika, Psikotropika dan barang bukti jenis lainnya. Barang bukti yang dimusnahkan lainnya yaitu 6 unit mesin Jackpot, 1207 keping koin logam, 5 unit telepon genggam, dan tiga perkara oharda (Orang dan Harta Benda).
Kegiatan pemusnahan barang bukti ini menunjukkan adanya kesamaan gerakan, kolaborasi dan sinergi bersama antara pemerintah kota binjai dan aparat penegak hukum dalam menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat. Hal ini disampaikan Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Pemko Binjai Drs. Meidy Yusri dalam kegiatan tersebut.
Ia menambahkan, pemusnahan barang bukti kejahatan ini merupakan bukti bahwa pemerintah Kota Binjai bersama dengan aparat penegak hukum konsisten untuk terus berupaya memerangi segala bentuk kemaksiatan. Diantaranya penyebaran dan penyalahgunaan narkoba yang berpotensi merusak akhlak dan menimbulkan dekadensi moral, khususnya di kalangan generasi muda di Kota Binjai.
Kasi Intel Kejaksaan Negeri Binjai Andre Ginting SH (kiri) menyaksikan penghacuran mesin jakpot dihalaman belakang Kejari Binjai.(wandi)
Sementara itu Kajari Binjaj M.Husein Admaja SH, mengatakan kalau pihaknya untuk  ketiga kalinya ditahun ini dimana Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai melakukan pemusnahan barang bukti/barang rampasan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.
Diakui Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Binjai, Husein Admaja, pemusnahan adalah serangkaian kegiatan untuk membuat barang rampasan tidak dapat dipergunakan dengan cara dibakar, dihancurkan, ditimbun atau dengan cara lainnya.
“Perlu kami sampaikan bahwa pemusnahan barang rampasan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap atau inkracht,” ungkap Kajari Binjai dalam ucapannya saat dikonfirmasi awak media.
Dalam acara ini, lanjut Kajari Binjai, sebanyak 19 perkara narkotika, 3 perkara perjudian, 3 perkara Oharda dan 5 unit Handphone, dimusnahkan dalam kegiatan itu.
“Sebanyak 19 perkara narkotika dengan rincian sabu sabu seberat 3,35 gram, ekstasi sebanyak 1.038 butir, ganja seberat 1.102, 45 gram. Sedangkan untuk perjudian yaitu 6 unit mesin jackpot dan 1.207 keping koin, 5 unit handphone dan 3 perkara Oharda,” tegas Kajari Binjai, seraya mengaku bersyukur bahwa ditahun ini dapat 3 kali melakukan pemusnahan barang bukti karena ditahun sebelumnya hanya 2 kali saja.
Sebagai Kajari Binjai, Husein Admaja juga menegaskan, kalaupun ada perkara lain yang mempunyai hukum tetap, maka ia berjanji akan segera memusnahkannya. “Terutama narkotika yang mempunyai kekuatan hukum tetap,” urainya.
“Narkotika dan obat obat terlarang juga telah memasuki segala lapisan umur dan masyarakat, tidak hanya orang dewasa namun juga anak anak dan remaja telah terkena bahaya narkoba,” bebernya.
Adapun pemusnahan barang bukti itu dengan cara di Blender dan dibakar. Untuk selanjutnya dibuang ketempat yang telah disediakan.
Sementara itu Ketua Pengadilan Negeri Binjai Teuku Syarafi SH,MH mengatakan, selama dirinya menjadi Ketua PN, tidak ada satupun perkara narkoba bebas, bahkan sampai 600 kasus yang ditanganinya. SOP narkoba prosesnya 5 bulan, namun di PN Binjaj bisa 3 bulan, hal ini karena kerjasama yang bagus antara Polres dan Kejaksaa
Turut hadir dalam pemusnahan tersebut Kepala Kejaksaan Negeri Kota Binjai M. Husein Admaja, SH.MH., Kapolres Kota Binjai AKBP Ferio Sano Ginting, SIK. MH., Kepala Pengadilan Negeri Kota Binjai Teuku Syarafi SH.MH., Kepala BNN Kota Binjai AKBP Magdalena Sirait, Kapolsek Binjai Utara Kompol Azhari dan Kasi Intel Kejari Andre Gunting,SH.(wandi)