Cegah PMK, Sapi Di Binjai Disuntik Vaksin

Rabu, 10 Agustus 2022 | 20:40 WIB

Binjai.MPOL- Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) menjadi musuh utama bagi para peternak sapi yang terdapat di sejumlah daerah di wilayah Indonesia. Terkhusus di Kota Binjai sendiri, pihak Dinas Peternakan dan kesehatan hewan Kota Binjai terus melakukan vaksinasi PMK terhadap seluruh hewan-hewan ternak. Dimana, pihak pemerintah kota menargetkan sedikitnya 2500 ekor sapi yang akan mendapatkan vaksinasi PMK di Kota.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Kota Binjai drh. Zefri, mengaku sejauh ini sudah melakukan vaksinasi PMK di Kota Binjai. Adapun pelaksanaan Vaksinasi dilaksanakan di peternakan sapi yang ada di 5 kecamatan di Kota Binjai.

” Saat ini kita sedang melaksanakan Vaksin bagi hewan sapi ternak. Memang untuk vaksinasi PMK, kita lakukan bertahap dulu karena kita masih menunggu vaksin dari dinas peternakan di Sumut, ” Terang Zefri, usai melakukan vaksinasi hewan Sapi di peternakan ” Tabebuya Farmland” dijalan Rukam Kelurahan Bandar Senembah, Kecamatan Binjai Barat, Rabu (10/8/2022).

Zefri menambahkan, pihaknya berharap bisa meminimalisir hewan ternak yang dapat terjangkit PMK di Kota Binjai. ” Kami berharap dengan adanya pemberian vaksin bisa semakin meningkatkan kekebalan bagi kesehatan sapi. Nantinya, Kota Binjai bebas dari PMK sehingga dapat meningkatkan ekonomi disektor peternak dan pertanian di kota Binjai,” ungkap Zefri sembari menjelaskan pihaknya sudah menyuntikkan vaksin ke 1494 ekor sapi dari total 2500 ekor atau sekitar 60 persen dari jumlah sapi yang ada di Kota Binjai.

Zefri menegaskan bahwa dari lima Kecamatan yang ada di Kota Binjai, seluruhnya merupakan zona hijau dari penyebaran virus PMK. Setelah mendapatkan vaksinasi PMK pihaknya langsung bergerak cepat dengan melakukan vaksinasi PMK terhadap sapi perah yang sehat dan bebas PMK, minimal berumur 2 minggu dan sapi yang dalam kondisi sehat yang ada di wilayah Kota Binjai.

Dia juga menjelaskan, sapi atau hewan ternak yang tidak bisa divaksin diantaranya sedang dalam kondisi sakit, ” Dalam vaksinasi PMK tersebut, masing-masing tim membawa 1 botol vaksin merk Aftopor. Satu botol berisi 200 ml vaksin atau untuk 100 ekor sapi. Karena masing-masing sapi perah tersebut akan mendapatkan dosis sebanyak 2 ml, ” jelasnya.

Dengan adanya vaksinasi PMK hewan ternak yang dilaksanakan pemerintah Kota Binjai. Sejauh ini sangat menguntungkan bagi para pengelola hewan ternak yang ada di Kota Binjai. Dikarenakan, hewan yang sudah divaksin, nantinya bisa memiliki kekebalan bagi kesehatan hewan.

Salahsatu pengelola ternak sapi ” Tabebuya Farmland”, Efendy Ibrahim mengatakan sangat bersyukur dan mengucapkan terimakasih kepada pemerintah dengan adanya vaksinasi PMK yang diberikan secara gratis kepada para peternak.

” Mewakili peternak sapi saya mengucapkan terimakasih kepada Dinas Pertanian dan Peternakan yang telah melakukan vaksin PMK pada hewan ternak kami, sehingga hewan sapi kami sehat dan aman dari wabah PMK,” ucap Efendy.

Selain menyuntikkan vaksin PMK kepada hewan sapi, upaya dan langkah kongkret peternak sapi ” Tabebuya Farmland” dalam memutus mata rantai penyebaran PMK juga dengan melakukan pengobatan, penyuntikan vitamin, dan menjaga sanitasi kandang agar lingkungan kandang selalu bersih.

“Alhamdulillah, hingga saat ini belum ada hewan ternak kami yang sakit atau mati akibat terpapar PMK. Karena upaya pencegahan terus kami lakukan,” pungkasnya.(wandi).