Sambangi Rumah Pemulung, Kapolres Batu Bara Berikan Sejumlah Bantuan

Jumat, 19 November 2021 | 15:53 WIB

Batu Bara, MPOL : Kisah mengharukan datang dari Desa Empat Negeri, Kec. Datuk Lima Puluh, Kab. Batubara. Pasangan suami istri Ridwan Sinaga (56) dan Mastri Dewi Haloho (39) harus menjadi pemulung dengan mencari barang bekas untuk memenuhi kebutuhan hidup. Tak hanya itu, mereka terpaksa membawa kedua anaknya di atas angkong untuk mengais rezeki.

Ridwan Sinaga bersama Mastri Dewi Haloho menceritakan, mereka harus menempuh jarak puluhan kilometer untuk memulung barang bekas menggunakan angkong.

“Kami mulai mulung dari jam 7 pagi sampai jam 5 sore. Kami cari barang bekas mulai dari Tanah Itam Ulu, Pekan Selasa, Pulau Sejuk hingga seputaran Kecamatan Lima Puluh,” katanya.

Memiliki tiga orang anak, dirinya harus membawa serta kedua anaknya yang berusia 3,5 tahun dan 1,9 tahun diatas angkong untuk memulung. Sedang seorang anak lainnya berusia 11 tahun dititipkan di rumah keluarga yang tidak jauh dari kediamannya.

Untuk penghasilan dari penjualan barang bekas, ia mengaku mendapat sekitar Rp 20.000 – 30.000 perhari. Pendapatan tersebut harus dibagi untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

“Mereka harus dibawa sebab di rumah tidak ada yang menjaga. Mereka diletak di atas angkong, bersebelahan dengan goni tempat barang bekas. Pendapatan sekitar Rp 20.000 – 30.000, pendapatan itu dibagi-bagi untuk kebutuhan sehari-hari. Kalau dibilang tidak cukup, ya alhamdulillah dicukupkan,” ujarnya.

Kapolres Batubara, AKBP Ikhwan Lubis terharu melihat perjuangan hidup dari Ridwan Sinaga dan Mastri Dewi Haloho.

“Tadi saya melintas jalan besar Desa Empat Negeri hendak ke Tanjung Tiram. Ditengah perjalanan, saya melihat pasangan suami istri mendorong angkong dengan membawa 2 anaknya. Ketika saya tanya, mereka mengatakan sedang mencari barang bekas/mulung. Kemudian saya ajak menuju kediaman mereka untuk melihat lebih dekat kehidupan keluarga Ridwan,” ungkapnya.

Saat mendengar langsung kisah perjuangan hidup Ridwan Sinaga dan Mastri Dewi Haloho, Kapolres berjanji akan memberikan sejumlah bantuan. Untuk tahap awal, dirinya memberikan bantuan paket sembako untuk kebutuhan sehari-hari. Selanjutnya, bantuan perlengkapan sekolah untuk putra pertama dari Ridwan Sinaga.

“Kita melihat kondisi kediamannya sangat memperihatinkan. Nanti, melalui Komunitas Sedekah Jumat (KSJ), perlahan rumahnya akan kita renovasi. Kemudian, tadi kita dengar anak pertamanya putus sekolah (kelas 5 SD). Tadi sudah kita bujuk untuk kembali sekolah, perlengkapan kita lengkapi, kita belikan sepeda, kita daftrakan lagi langsung ke sekolahnya,” ungkapnya.

Kapolres berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi keluarga Ridwan Sinaga.

“Kalau tidak ada beras untuk makan, silahkan ke Polres Batu Bara, kita akan siapkan bantuan beras. Kalau untuk anak yang sedang sekolah memiliki kekurangan biaya (kebutuhan sekolah), silahkan hubungi kami. Anak ini sudah kami angkat menjadi anak asuh Polres Batu Bara,” pungkasnya. *