OK Faizal: Tanpa Perjuangan Gemkara, Batubara Tidak Akan Ada

Kamis, 26 Mei 2022 | 15:33 WIB
Limapuluh, MPOL: Tanpa adanya perjuangan Gemkara Kabupaten Batubara tidak akan ada,mereka inilah berjuang hingga lahirlah Batubara yang kita cintai ini, hal itu dikatalan ketua Kadin Kabupaten Batubara OK Faizal dalam acara Silaturahmi dan Halal bi Halal kebangsaan yang diadakan Rumah Informasi dan Edukasi (RIR) bersama Kadin Batubara di Limapulh Rabu (25/5), selain dihadiri beberapa tokoh Parpol, tokoh masyarakat, ketua RIE Wan,  Azimah SH, KNPI juga masyarakat Batubara.
Kepada seluruh pejuang Gemkara ketua Kadin Batubara itu, mengajak tidak jenuh membantu  membangun Batubara sehingga Batubara semakin maju, OK Faizal mengharapkan RIE berperan hal Informasi dan edukasi.
Kemudian daripada itu kita  saya berjarap tuan guru agar senantiasa memberikan bimbingan kepada masyarakat kabupaten Batubara. potensi masyarakat Batubara cukup besar  dan bagaimana memberikan strip kekuatan spiritual bagi masyarakat kabupaten Batubara,
Barangkali harapan kami seperti itu karena batubara akan bangkit kedepan, masa pandemi dua tahun, Bupati batubara tidak bisa melakukan apa-apa karena tidak tahu Bupati baru dihadapkan kepada penanganan kesehatan dihadapkan oleh pemulihan ekonomi dan Alhamdulillah masyarakat bisa diajak untuk melakukan prokes, ikut vaksinasi bahkan persentasenya sudah mencapai dan membanggakan kita semua  bahwa masyarakat Batubara ikut melaksanakan vaksinasi,” hujar tokoh pemuda itu.
Ketua Umum Gemkara Drs. Khairul Muslim
Alhamdulillah Allah menunjukkan kepada masyarakat Batubara bahwa kita melakukan hal itu bahwasanya dengan pandemi masyarakat Batubara sudah teruji dan  mampu diuji oleh Allah SWT untuk bertahan hidup. Kemudian kita sesuai dengan dikemukakan oleh ketua dewan kehormatan RIE tadi bahwa akan mulai bangkit untuk kedepannya.
Kita berpikir bahwasanya masa depan batubara  dengan kawasan strategis nasional dan lain sebagainya. Oleh sebab itu estafet kepemimpinan Batubara harus bisa kita pertahankan untuk berkesanambungan pembangunan  siapa lagi yang kita harapkan.
Karena kita harus memberikan kesempatan kepada kepemimpinan untuk  melanjutkan pembangunan.
Terlepas dari situasi masyarakat yang ada itu biasa dalam arti operasi itu hal yang biasa,dan itu juga sampai kami ingatkan bahwa pemerintah kabupaten Batubara harus melaksanakan tugas-tugas pemerintahan negara pembangunan tersebut. Ini bukan bahasa titipan dari bupati, makanya berdasarkan monitoring memang yang jadi persoalan kita. Kebangsaan itu adalah persoalan rasa rasium. Rasional saja tidak bisa kita bangkit harus ada rasa bersama untuk bagaimana kita membangun kabupaten Batubara ini,” ujar tokoh Pers Sumatera utara itu.
Acara Silaturami dan Halal bi Halal kebangsaan yang dilaksamanakan RIE dan Kadin Batubara diisi dengan tausiah oleh ustad TGB, Syeikh, Dr. H. Ahmad Sobban El-Rahmany Raja Gulguk MA.