Kadis Pertanian dan Perkebunan Pimpin Geproyokan Tikus di Sukaraja

Kamis, 1 Desember 2022 | 17:37 WIB

Batubara, MPOL: Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Batubara M Ridwan SPM, Agric, SC, bekerjasama dengan Kadin OK Faizal, SE dan PDI.P Ahmad Yani SH pimpin Gropriyokan hama tikus di desa Sukaraja Kecamatan Airputih Kabupaten Batubara Rabu (30/11).

Dalam operasi perburuan hama tikus, yang dibantu puluhan masyarakat petani dan petugas penyuluh pertanian itu, ratusan ekor hama perusak tanaman padi iru berhasil ditangkap, geproyok hama tikus untuk mebantu para petani yang akan melaksanakan musim tanam padi MT 2022 -2023 ini.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Batubara M, Ridwan, SPM, Agric, Sc kepada penulis di kantornya Rabu (30/11) di ruang kerjanya. Geproyokan hama tikus si desa Sukaraja Kecamatan Airputih ini, bekerjasama dengan Kadin Batubara OK Faizal SE, kader PDIP Batubara Ahmad Yani SH. Acara pembasmian hama rikus ini turut diikuti pula petani kita yang ada di desa Sukaraja.

Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Batubara, tetap memberikan edukasi tentang pola tanam padi, begitu juga tentang pemberastasan hama tikus yang selama ini menjadi momok. Bagi para petani kita di Batubara, terkait pemberantasan hama tikus dengan cara geproyokan yang kita laksanakan ini cukup epektip memberantas hama perusak tanaman padi dari pada memasang umpan di sarang sarang tikus diseputaran lahan persawahan.

Dikatakannya, geproyokan hama tikus ini juga mendapat sambutan meriah para petani si desa Sukaraja, pihak Dinas Pertanian dan Perkebunan yefus akan melakukan groproyokan hama tikus di setiap desa yang mana hama tikus banyak merusak tanaman pasi,kita sudah perintahkan kepada para penyuluh pertanian agar proakti dilapangan, berikan penyuluhan kepada petani, ini atas perintah Bapak Bupati Batubara Ir. H. Zahir MAP,” ujar M. Ridwan yang merupakan alumni Universitas Putra Malaysia Selangor Darul Ehsan Malaysia.

M Ridwan mengatakan, bahwa pemerintah harus respon terhadap masalah yang dihadapi petani, petani desa suka raja mengeluhkan banyaknya tikus yang menyerang padi mereka sehingga menurunkan produksi padi mereka, aliran irigasi tersier banyak yang tersumbat oleh rumput dan sampah serta tingginya sendimentasi. Untuk itu dinas pertanian dan perkebunan menyahuti apa yang jadi permasalahan petani dengan melakukan geproyokan tikus bekerja sama dengan POPT Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Propinsi Sumatera Utara memberikan alat emposan tikus dan belerang. Melakukan normalisasi saluran irigasi tersier dengan menurunkan alat berat mini bekerja sama dengan dinas PUTR. Kegiatan ini merupakan salah satu bukti perhatian Bupati Batu Bara dalam membangun sektor Pertanian, dengan harapan produksi sektor pertanian meningkat sehingga akan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.