Sabtu, 05 April 2025

Daftar 13 Mahasiswa Unika Santo Thomas Ditangkap Terlibat Tawuran, Terancam 12 Tahun Penjara

Ardi Yanuar - Senin, 09 Desember 2024 19:20 WIB
Daftar 13 Mahasiswa Unika Santo Thomas Ditangkap Terlibat Tawuran, Terancam 12 Tahun Penjara
Ardi.
Ke 13 tersangka mahasiswa dari Unika Santo Thomas ditahan
Medan, MPOL -Polsek Sunggal menangkap 13 mahasiswa Universitas Katolik (Unika) Santo Thomas yang menjadi pelaku bentrokan/ tawuran di Jalan Melati Raya, Kelurahan Sempakata, Kecamatan Medan Selayang, Kamis (5/12/2024) sekira pukul 19.00 WIB.

Baca Juga:
Ke-13 orang yang ditangkap tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka terdiri dari mahasiswa Fakultas Teknik Sipil dan Fakultas Pertanian Unika Santo Thomas. Berikut daftar para pelaku yang ditangkap:

1. Apriano Benaideg (19) mahasiswa jurusan Teknik Sipil warga Dusun I, Desa Lumban Gaol, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba/ kos di Jalan Setia Budi, Gang Melati, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang.

2. Ricky Pasuondo Purba (22) mahasiswa jurusan Teknik Sipil warga Lumban Silintong, Desa Sirisirisi, Kecamatan Dolok Sanggul Kabupaten Humbang Hasundutan/Jalan Setia Budi, Gang Unika, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang.

3. Renaldi Pardamean Sinaga (20) mahasiswa jurusan Teknik Sipil warga Jalan Bakaran Batu 2, Desa Bakaran Batu Kec.Sei Bamban Kab.Serdang Bedagai/Jalan Setia Budi, Gang Pepaya, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang.

4. Fransiskus Gultom (19) warga Pardomuan Dusun I, Desa Sei Belutu, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai/Jalan Setia Budi, Gang Rahmat Kecamatan Medan Selayang

5. Josua Franciskus Tamba (20) mahasiswa jurusan Teknik Sipil warga Jalan Turi Amplas, Kelurahan Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas.

6. Insan Berkat Tamba (23) mahasiswa jurusan Teknik Sipil warga Sungai Lama, Dusun VIII, Desa Sei Lama, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan/ Jalan Setia Budi, Gang Rahmad, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang.

7. Michael Melfill Sitorus (20) mahasiswa jurusan Pertanian warga Rantau Kasai, Desa Tambusai Utara, Kecamatan Tambusai Utara Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau/ Jalan Flamboyan Raya, Gang Bersama, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang.

8. Immanuel Markus Manihuruk (21) mahasiswa jurusan Pertanian warga Mardinding, Desa Mardinding, Kecamatan Pematang Silima Huta, Kabupaten Simalungun/Jalan Flamboyan Raya, Gang Bersama Blok I, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang.

9. Topa Karsima Ginting (20) mahasiswa jurusan Pertanian warga Lubuk Dalam, Kecamatan Lubuk Dalam, Kabupaten Giak, Provinsi Riau/ Jalan Melati Raya, Gang Bonsai, Kecamatan Medan Selayang.

10. Joel Francisko Sitorus (22) mahasiswa jurusan Teknik Sipil warga Dusun Mesjid, Desa Pakam Raya, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batubara/ Jalan Setia Budi Gang Duku, Kelurhan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang.


Para pelaku dari mahasiswa Fakultas Teknik Sipil dan Fakultas Pertanian Unika Santo Thomas yang ditangkap Polsek Sunggal.

11. Marcelinus Malau (22) mahasiswa jurusan Pertanian warga Sianting Anting, Desa Sianting Anting, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir/Jalan Setia Budi, Gang Raharja, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang.

12. Bonar Tamaro Sitanggang (22) mahasiswa jurusan Pertanian warga Kelurahan Tambusai Barat Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau/Jalan Gaperta Ujung, Perumahan Givency One Blok E14, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia.

13. Fransiskus Gopinda Situmorang (22) mahasiswa jurusan Teknik Sipil warga Dusun III, Desa Pematang Jering, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batubara/ Jalan Setia Budi, Gang Rahmat, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang.

Kapolsek Sunggal, Kompol Bambang Hutabarat mengatakan mahasiswa dari Fakultas Teknik dan Fakultas Pertanian Unika Santo Thomas Katolik sering terjadi bentrok.

"Awal mula tawuran ini disebabkan karena tengok-tengokan ataupun bereng-berengan di Warung Makan Silver Setia Budi, yang mana mahawiswa dari Fakultas Teknik langsung melakukan pemukulan terhadap salah satu mahasiswa dari Fakultas Pertanian," kata Bambang didampingi Kanitreskrim AKP Budiman Simanjuntak di Mapolsek Sunggal, Senin (9/12/2024) sore.

Kemudian hal itu berlanjut dengan menggeber-geber sepeda motor sehingga terjadi pembakaran sepeda motor milik mahasiswa Fakultas Pertanian. Lalu, timbul aksi balas dendam antara mahasiswa kedua fakultas tersebut.

Selanjutnya dari grup Whatsapp antara kedua fakultas yang menggerakkan anggotanya masing-masing untuk melakukan tawuran dengan titik kumpul untuk kelompok Fakultas Pertanian di warung Kopi Sopo 88 dan titik kumpul untuk kelompok Fakultas Teknik Sipil di Kantin Pasaribu.

Kemudian mahasiswa dari Fakultas Teknik Sipil bergerak untuk melakukan tawuran di Jalan Melati Raya, Kelurahan Sempakata, Kecamatan Medan Selayang.

"Kedua kelompok bertemu dan saling lempar sehingga mengakibatnya kerusakan Warkop Sopo 88," sebutnya.

Dari kedua kelompok tawuran, polisi mengamankan barang bukti berupa beberapa batu, balok kayu, mercon kembang api, botol molotov, besi dan celurit serta rekaman video dari masyarakat di lokasi kejadian saat terjadi tawuran.

"Terhadap para pelaku kita jerat Pasal 187 subs Pasal 170 Jo Pasal 406 subs Pasal 358 KUHPidana tentang secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap barang atau pengrusakan atau perkelahian yang dilakukan oleh beberapa orang, dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara," pungkasnya. *

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ardi Yanuar
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sekumpulan Anak-Anak Ganggu Pengendara di Acces Road Inalum Dengan Senjata Mainan Dibubarkan Polisi
Tampang 3 Pelaku Tawuran Sadis di Jalan Halat Ditangkap-Satu di Antaranya Otak Pelaku Masih di Bawah Umur
Kapolrestabes Medan Pimpim Apel 3 Pilar Satgas Anti Tawuran dan Begal di Tritura
Apel Patroli Gabungan Tiga Pilar Satgas Anti Tawuran
Apel Patroli Gabungan Tiga Pilar Satgas Anti Tawuran, Kapolrestabes Medan: Antispasi Tawuran, Geng Motor dan Kejahatan Street Crime
Walikota Rico Waas Pimpin Apel Satgas Anti Tawuran di SPBU Krakatau
komentar
beritaTerbaru