18 Tahun Mekar Dari Dairi, Kini Penduduk Pakpak Bharat 52.351 Jiwa

Selasa, 21 September 2021 | 22:06 WIB

Pakpak Bharat, MPOL : Setelah 18 tahun mekar dari Kabupaten Dairi sebagai Kabupaten induk, tepatnya medio 28 Juli 2003 lalu, kini Kabupaten Pakpak Bharat berpenduduk 52.351 Jiwa.

Demikian disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pakpak Bharat, melalui Fungsional Statistisi Muda, Jaksen F. Judo Lingga kepada Medan Pos, Selasa(21/9), di Kantor BPS setempat. “Data ini sesuai dengan hasil Sensus yang dilakukan BPS Pakpak Bharat pada tahun 2020 lalu”, ungkap Jaksen.

Diakuinya, data BPS selalu ada selisih dengan data dari instansi terkait. Hal itu dilatarbelakangi konsep perhitungan yang berbeda. “Jumlah penduduk sesuai data BPS lebih sedikit dibandingkan data yang ada di instansi setempat lainnya”, terangnya.

Jaksen menjelaskan, ini disebabkan, penghitungan jumlah penduduk yang dilakukan BPS Kabupaten Pakpak Bharat menggunakan konsep “de jure” atau konsep “dimana seseorang biasanya menetap/bertempat tinggal “ (usual residence) dan konsep “de facto” atau konsep “dimana seseorang berada pada saat pendataan”. Ditambahkannya, sesuai hasil Sensus 2020, penduduk Pakpak Bharat yang dikelompokkan pada usia produktif tercatat dari umur 0-14 berjumlah 17.511 jiwa (33,45 persen), 15-64 = 22.554 jiwa (62,18 persen) dan usia 65 keatas adalah 2.286 Jiwa (4,37 persen).

Sementara, tingkat kemiskinan di daerah itu pada 2020 naik dibandingkan tahun sebelumnya. Dengan perincian di tahun 2019 dengan jumlah 9,27%, sementara di tahun 2020 menjadi 9,28%. Angka ini berada diatas angka tingkat kemiskinan Provinsi Sumatera Utara yaitu sebesar 8,75%. “Kenaikan angka kemiskinan itu, mungkin disebabkan karena masa pandemi saat ini”, pungkasnya. **