Wani Salah Satu Alumni “Golkar Institute Termuda,” Ternyata Memiliki Segudang Prestasi

Selasa, 20 Desember 2022 | 16:03 WIB

Medan, MPOL- Muharwani nama aslinya, dan biasa disapa akrab oleh teman-teman dengan nama Wani. Wanita muda yang Cantik, Ceria dan Supel dalam pergaulannya sehari-hari ini adalah Sarjana S1, lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Prodi Sosiologi Universitas Sumatera Utara.

Wani berhasil menyelesaikan kuliahnya di Universitas Sumatera Utara (USU) dalam kurun waktu kurang dari 4 tahun. Wanita muda ini memilih jalan hidupnya untuk menjadi seorang Politisi, dan Wani memilih Partai Golkar untuk memulai karir politiknya.

Sebagai kader muda Partai Golkar, baru baru ini Wani diutus mewakili DPD Partai Golkar Sumut untuk mengikuti sekolah pengkaderan “Golkar Institute” yang dilaksanakan di Jakarta selama 2 minggu.

Dan sebagai kader utusan DPD partai Golkar Sumut, ternyata Wani merupakan kader termuda yang ikut serta dalam sekolah pengkaderan “Golkar Institute” tersebut.Kru media Nusantarapos.id mencoba mewawancarai kader muda potensial berdarah Aceh dari Partai Golkar ini, dan ternyata wanita muda yang baru berusia 22 tahun ini memiliki segudang prestasi dari mulai masa sekolahnya hingga kuliah di Universitas Sumatera Utara (USU).

Menurut penuturan Wani, dulu waktu di SMP, dia pernah meraih juara I lomba pidato Bahasa Indonesia SMP se-Kota Medan. Dan ketika di SMA juga pernah memenangkan juara III perlombaan MTQ antar tingkat SMA/SMK.

“Hingga di masa perkuliahan, Allah SWT selalu memberikan kemudahan jalan buat dirinya. Saya pernah mengikuti beberapa kali kompetisi debat tingkat Lokal dan Nasional, Bisnis Plan, dan Alhamdulillah berhasil membawa nama baik Kampus,” tutur Wani.

Yang paling saya ingat waktu itu Rektor USU memberikan penghargaan kepada mahasiswa/i yang berprestasi lewat acara Malam Penganugerahan yang dilaksanakan kampus USU, hingga lulus kuliah, saya masih sering menjadi Narasumber dalam Seminar dan Webinar Nasional dengan jumlah peserta sampai 700 orang secara Daring dan di isi Audiens dari tingkat SMP-SMA/SMK, ujar Wani lagi.

Anak kedua dari enam bersaudara ini pun berpesan kepada anak anak muda yang akan menjadi calon pemilih pemula di konstestasi Pemilu Tahun 2024 nanti, “agar para pemuda/i jangan Golput, pilihlah para pemimpin yang mereka kenal dengan baik dan memiliki Track Record (Rekam Jejak) yang baik pula di tengah masyarakat”.

“Jangan Pesimis, Apatis, apalagi Alergi dengan yang namanya Politik, banyak yang menganggap kalo Politik itu kotor dan kejam, sebenarnya hal itu tergantung kepada oknum politisinya saja, dan bagaimana kita menyikapi terhadap kebijakan politik yang ada tersebut,” tutur Wani.

Menurut saya politik itu adalah bagian dari Strategi, dalam kehidupan sehari hari kita juga tidak lepas dengan berpolitik, semisalnya, tawar menawar dalam jual beli, nah itu juga kan sudah masuk dalam strategi politik tetapi dalam konteks berdagang. Jadi, untuk anak muda mulai saat ini, belajarlah berpolitik, pahami, pelajari dan eksekusi semua ilmunya. Ambil baiknya, dan buang yang buruknya.

Banyaknya isu tentang kotor dan kejamnya dunia politik, memang membuat sejumlah orang tidak tertarik untuk ikut masuk dan terjun kedalam dunia politik, tetapi saran saya, “Sebagai generasi muda kedepannya, Kita lah yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan dari para pemimpin yang ada saat ini, kalo Kita sebagai generasi muda tidak ikut terjun ke dunia politik, lantas siapa lagi yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan tersebut ?”, pungkas Wani. (r)