PB MABMI Kirim Doa di Hari ke-7 Wafatnya Sekretaris Umum Muhammad Takari

Senin, 23 November 2020 | 13:42 WIB

Medan, MPOL : Pengurus Besar Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (PB MABMI) melaksanakan acara kirim doa untuk arwah almarhum Drs. Muhammad Takari, M.Hum, Ph.D yang pada hari ke-7 wafatnya Sekretaris Umum (Sekum) PB MABMI tersebut.

Acara yang berlangsung di Kantor PB MABMI Jalan Brigjen Katamso No. 41-I Medan pada Minggu (22/11/2020) malam tersebut, diisi dengan pembacaan tahtim, tahlil dan doa. Selain kepada Alm Muhammad Takari, kiriman doa juga ditujukan kepada alm sejump pengurus MABMI dan tokoh-tokoh Melayu lainnya yang telah mendahului.

Acara dihadiri langsung oleh Ketua Umum PB MABMI Dato’ Seri H. Syamsul Arifin, SE dihadiri sejumlah pengurus PB antara lain Syahril Tambuse, Azrin Marydha, Alamsyah Ahmad, OK Khairiza Putra, Datuk Yuschan, OK Haerudinata, pengurus PB Angkatan Muda Melayu Indonesia (AMMI) seperti Ketua Dewan Pertimbangan OK Azhari, Syahrizal Andas, Afrin Husni, M Yunan Arifin, dari PW MABMI Sumut di antaranya Sekretaris H. Aja Syahari, Badlun Alkholidi, H. Sulben Siagian, Irian Nasution, M. Nasir, Syarifah Vivi Herawati dan lainnya. Jumlah kehadiran itu sendiri memang terbatas, karena acara dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan di tengah Pandemi COVID-19 ini.

Selain itu, acara terakhir diisi dengan tausyiah agama Islam oleh Dr. Sakhira Zandi yang juga merupakan salah satu pengurus PB MABMI. Ia antara lain mengungkapkan tentang kehidupan manusia sejak di alam ruh, rahim, dunia, barzah (kubur) hingga alam akhirat.

Disebutkan, seluruh kehidupan tersebut yang sangat menentukan adalah kehidupan di alam dunia, bagaimana setiap manusia berbuat kebaikan dengan menaati segala tuntunan agama untuk mendapat ridho dari Allah SWT, sehingga akan membawa pada kebahagiaan di alam kubur hingga di alam akherat yang kekal abadi.

“Kita tetap boleh berusaha untuk hidup sebaik-baiknya di alam dunia, tetapi semua itu harus kita peruntukkan untuk memupuk bekal bagi kebaikan kelak di akherat yang kekal abadi,” ungkap ustadz Sakhera Zandi antara lain.

Ketua Umum PB MABMI Dato’ Seri H. Syamsul Arifin, SE dalam sepatah katanya mengingatkan, agar selain untuk kehidupan dunia kita semua juga haruslah mengingat kehidupan kelak di akhirat. Karenanya, mari kita saling berlomba berbuat kebaikan dan membina hubungan yang kuat dan baik antara sesama manusia (hablun minannas) dan memperteguh hubungan dengan Allah SWT (hablun minallah).

“Hidup ini hanya sementara dan hanya sebentar, kematian adalah pasti. Maka ingatlah bahwa nantinya kita akan dipanggil menghadap Allah SWT untuk mempertanggung jawabkan segala apa yang kita lakukan di dunia, yang bakal menentukan nasib kita di akhirat kelak,” ungkapnya. (am)