KAMI Apresiasi Kapolda Sumut Ciptakan Wajah Polri Humanis Dan Presisi

Jumat, 5 November 2021 | 22:32 WIB

Medan, MPOL: Kepolisian Daerah Sumatera Utara dibawah  kepemimpinan Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak dinilai Kaum Milenial Indonesia (KAMI) berhasil ciptakan Wajah Polri yang Humanis dan Presisi.

Hal ini diungkapkan Swangro Lumbanbatu, berkaca dari kehadiran Polda Sumut dalam penanganan berbagai kasus, percepatan vaksinasi dan pengambilan keputusan yang adil, bijaksana dan transparan.

Dalam beberapa bulan terakhir memang ada banyak kasus yang menjadi sorotan publik di Wilayah Hukum Sumatera Utara, mulai dari penganiayaan pedagang di pasar gambir Kecamatan Percut Sei Tuan, oknum anggota Polri menjual barang tangkapan narkotika di Tanjung Balai, video istri Kapolres Tebing Tinggi yang pamer sejumlah uang di Medsos, hingga kerusuhan yang terjadi di Titi Papan Medan Deli.

Namun kita harus menilai dengan jujur dan adil, kejadian di Wilayah Hukum Sumatera Utara itu dilakukan penindakan tegas, cepat dan keputusan yang tepat oleh Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak.

“Kita meyakini sebagai pemimpin tertinggi Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Bapak Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak akan Gerak Cepat dan Gerak Bersama demi meningkatkan rasa aman, kepercayaan masyarakat dan mendorong pembangunan di Sumatera Utara,” kata  Swangro Lumbanbatu.

Menyoal percepatan vaksinasi di Sumut, menurut Swangro selaku Pendiri Kaum Milenial Indonesia yang juga mantan Kordinator Wilayah 1 PP GMKI Sumut-NAD ini, Kapolda sudah memberikan kinerja terbaiknya dalam upaya memutus rantai penyebaran covid-19.

Terbukti, beberapa kali giat vaksinasi yang digelar Polda SU menggandeng Pemuda dan Milenial dalam hal penyelenggaraan nya.

“Hal ini merupakan nilai positif dari Kapolda yang mengajak pemuda untuk bergerak dan berkolaborasi bukan hanya sebagai pemerhati saja. Diharapkan menjelang Natal dan Tahun Baru nantinya, persentase keberhasilan vaksinasi nantinya di Sumut kian meningkat,’ sebutnya.

Kita acungi jempol langkah yang diambil Kapolda dalam menangani sejumlah masalah, kedekatan dengan Pemuda dan tetap menjalankan kesamaan di hadapan hukum ( equality before the law ) jadi modal utama figur seorang Kapolda. Kesamaan di hadapan hukum berarti setiap warga negara harus diperlakukan adil oleh aparat penegak hukum dan pemerintah. Maka setiap aparat penegak hukum terikat secara konstitusional dengan nilai keadilan yang harus diwujudkan dalam praktik.

Diakhir pernyataan nya, Swangro Lumban Batu berharap agar  Kapolda Sumut terus bekerja mewujudkan Polri yang Presisi. Banyak PR yang harus dikerjakan di Sumut. Premanisme, perjudian, narkoba, dan tindakan melanggar hukum lainnya harus diberantas dari Sumatera Utara.

“Kami sebagai pemuda Sumatera Utara akan kolaborasi dan bersinergi bersama Kepolisian Daerah Sumatera Utara,” tandasnya.***