Beri Bantuan, Anggota DPRD Batu Bara Andi Lestari Kunjungi Nazir Masjid & Bilal Mayit

Sabtu, 2 Mei 2020 | 00:44 WIB

Laut Tador, MPOL.Com: Andi Lestari anggota DPRD Kab. Batu Bara dalam rangka bulan Ramadhan tahun ini 1441 H. Kunjungi kenaziran Masjid dan Bilal Mayit serta penggali kubur di sejumlah desa di Kec. Laut Tador, Sei Suka dan Medang Deras.

Kunjungan ini di laksanakan Andi Lestari, SKG selaku Komisi III Fraksi PBB DPRD Kab. Batu Bara karena melihat masih berkembangnya wabah virus Corona (Covid-19). Dlaam kunjungan ini Andi memberikan bantuan berupa gula, bubuk teh, dan air mineral kemasan di lingkungan kenaziran Masjid dan sembako untuk para Penggali Kubur dan Bilal Mayit, Jumat (1/5/2020).

Di antara Desa yang dikunjungi politisi PBB ini adalah Desa Dwi Sri Kec. Laut Tador, Andi bertatap muka dengan sejumlah Bilal Mayit dan Penggali Kubur di balai desa antara lain bu Siti, bu Ijur, pak Mujiman, serta pak Buang.

Sementara penggali kubur terdiri dari Sukardi, Sutino, Putra, Tumiran, Karjono, Wagiran, dan Rijal yang merupakan Bilal Mayit dan penggali kubur dari Desa Dwi Sri, Sei Mujur, dan Kandangan.

Di Desa Sei Mujur, Andi Lestari juga bertatap muka dengan kenaziran Masjid yang diterima nazir Supri Yatno yang diberi bantuan berupa gula, bubuk teh, dan air mineral kemasan.

Pada kesempatan itu Andi Lestari, SKG menjelaskan agar para bilal mayit, penggali kubur, serta kenaziran Masjid mengikuti terus anjuran Pemerintah untuk menjaga kesehatan, kebersihan lingkungan, memakai masker, cuci tangan dan menghindari berkerumun dengan masyarakat.

Saat ini kata Andi, Bupati Batu Bara Ir. H. Zahir, MAP bersama Forkopimda Kab. Batu Bara terus berjuang untuk menyelamatkan masyarakat Batu Bara agar tidak terinfeksi virus Corona (Covid-19).

Bupati Zahir kata Andi, sudah melaksanakan deteksi kesehatan masyarakat melalui penyelidikan Epidemologi (PE) sebanyak 82.419 orang, dan masyarakat perantau yang pulang dari Negri jiran melalui pelabuhan tikus, dari Kuala Namu dan dari Pelabuhan Teluk Nibung sudah berjumlah 343 orang.
Dari 343 orang tersebut, sebanyak 199 orang sempat menjalani karantina di Rumah Sakit Umum Daerah yang telah disiapkan oleh Bupati dengan Kepala Dinas Kesehatan dr. Wahid Khusyairi maupun direktur Rumah Sakit Umum Daerah dr. Jhon Purba. Selebihnya hasil pengecekan kesehatan dilakukan di Puskesmas, di antaranya Puskesmas Sianam Kec. Lima Puluh Pesisir oleh Dr. Wahyu Nugraha dan diisolasi secara mandiri.
“Mari kita berdoa agar wabah virus Corona (Covid-19) segera berakhir agar kita bisa beraktifitas seperti biasa lagi,” ujar Andi.*