Vihara Rakhitavana di Pancur Batu Dibakar? Ini Faktanya

Minggu, 19 September 2021 | 21:36 WIB

Pancur Batu, MPOL : Vihara Rakhitavana Buddhist Centre yang berada di Jl. Jamin Ginting KM 28, Kel. Bintang Meriah, Kec. Pancur Batu, disebut-sebut dibakar orang tak dikenal. Bahkan dibakarnya vihara tersebut diberitakan oleh beberapa media online.

Saat mengecek ke lokasi Vihara Rakhitava Buddhist Centre, Minggu (19/9/2021) malam, awak media langsung disambut seorang penjaga vihara bernama Kisam (51). Ia membantah bahwa vihara yang dibakar.

“Yang terbakar bukan viharanya melainkan pondok yang digunakan sebagai tempat umat Buddha beristirahat selesai melaksanakan ibadah sembahyang,” terangnya.

Selanjutnya, Kisam membawa wartawan ke pondok tersebut yang lokasinya lumayan jauh dari vihara yang berada di depan. Ternyata pondok tempat istirahat itu letaknya langsung berbatasan dengan daerah aliran sungai.

“Ini pondok yang diduga dibakar orang bang. Jarak dari vihara kemari sekitar 70 meter, kurang lebih segitulah,” sebutnya.

Pira yang sudah bekerja 1,5 tahun ini lagi-lagi mempertegas bahwa berita yang beredar bahwa vihara yang dibakar adalah tidak benar.

“Gak benar vihara yang dibakar bang, cuma pondoknya. Sudah lihat sendirikan faktanya,” pungkasnya.

Sementara, Kapolsek Pancurbatu Kompol Dedy Dharma, S.H ketika dikonfirmasi membenarkan telah memerima laporan terkait dugaan peristiwa pembakaran pondok tersebut dan pihaknya sedang melakukan penyelidikan.

“(Kasusnya) masih kita selidiki dan ketika ditanya apakah benar bahwa yang dibakar adalah viharanya dijawab bahwa sesuai hasil pengecekan di TKP dan berdasarkan keterangan dari sdr. Kisam bahwa yang terbakar adalah sebuah pondok tempat istirahat,” ujarnya.

Sebelumnya, diduga terjadinya peristiwa kebakaran pondok vihara terjadi pada 4 September 2021 dan baru dilaporkan pada 7 September. *