Tolak Pengangkatan Kepling, Warga Geruduk Kantor Camat Medan Labuhan

Jumat, 3 Juli 2020 | 20:33 WIB
Belawan, MPOL : Puluhan warga Lingkungan IX, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, kembali mengelar demo penolakan pengankatan Kepala Lingkungan (Kepling) IX, Jamses Sinambela alisas Kaneng,  di Kantor Camat Medan Labuhan Jalan KL Yos Sudarso, Km 14, Medan Labuhan, Jumat pagi (3/7/2020).
Disebutkan, sebelumnya dalam pertarungan pemilihan kepling itu diikuti oleh 4 calon kandidat. Diantaranya, Liston Manurung, Jamses Sinambela, Dodot Mahurip Sihombing dan Hotman Panjaitan.
Amatan wartawan di lokasi, aksi massa yang didominasi kaum omak-omak itu datang dengan membawa dan membentangkan poster dan terus berteriak meminta agar camat membatalkan pengangkatan Kepling dan mengancam apabila tuntutan tidak ditanggapi, masyarakat akan kembali melanjutkan demo ke Kantor Wali Kota Medan.
“Kami minta camat agar menunda Kepling yang baru diangkat, sebab dia bukan pilihan kami sebagai warga Lingkungan IX.  Kami akan laporkan ini kepada Wali Kota Medan. Kami tidak setuju dengan Kepling yang baru diangkat,” teriak omak-omak di depan kantor Camat Medan Labuhan.
Lamhot Simamora, salah seorang warga mengatakan kecewa dengan sikap pihak Kecamatan yang tidak memperdulikan aksi yang mereka lakukan. Mereka hanya menuntut mengenai Kepling yang baru diangkat tidak hasil musyawarah dari masyarakat. “Kami menduga ada jual beli jabatan agar bisa terpilih sebagai Kepling di kelurahan ini,” katanya.
Mereka kecewa, karena untuk calon kepling yang diajukan atas nama Liston Manurung, merupakan peraih dukungan suara terbanyak dari para kandidat Kepling lainnya.
Warga lainnya, boru Situmorang, saat dikonfirmasi wartawan di lokasi juga merasa heran sebab 3 kandidat kepling yang kalah sebelumnya sudah 1 bulan lalu membuat permohonan namun tak kunjung ada panggilan.
“Tiga kandidat lainnya sudah 1 bulan lalu membuat lamaran permohonan, namun tak ada respon dari kelurahan, tapi mengapa si Jamses Sinambela yang hanya baru 1 minggu mengajukan permohonan langsung diangkat jadi kepling dan diberikan SK-nya oleh Lurah?” ucap boru Situmorang.
Sekcam Medan Labuhan, Indra, dan Lurah Sei Mati, Ary, tanpak berupaya meredakan warganya. Namun warga seakan tak peduli dengan himbauan Lurah, bahkan menudingnya telah menerima upeti dari kepling yang terpilih.
Akhinnya setelah petugas Polmas dan Babinsa yang turun ke lokasi berhasil membujuk perwakilan warga untuk berunding di aula Kantor Camat Medan Labuhan.
Namun usai mediasi digelar, Lurah Sei Mati, Ary, menolak saat akan dikonfirmasi wartawan. “Maaf ya saya mau Jumatan,” ucapnya sambil terus berlalu. **