Praeses Harapkan Jemaat Hormati Keputusan Ephorus, Gandi: Masalah di HKBP Pabrik Tenun Sangat Sederhana

Selasa, 24 Mei 2022 | 10:14 WIB

 

Medan,MPOL: Praeses HKBP Distrik X Medan-Aceh, Pdt Hendri Napitupulu berharap agar semua warga HKBP menghormati keputusan Ephorus, terutama dalam hal pergantian pendeta.

Harapan tersebut dikatakan Praeses saat jemaat HKBP, Drs Gandi Parapat bertemu Praeses HKBP di Kantor Distrik X Medan-Aceh, Senin (23/5/2022).

Menurut Praeses seperti dikutif Gandi Parapat dan disampaikan kepada wartawan, jemaat boleh memprotes pendeta jika melanggar aturan. Namun jangan karena kedengaran ditempat lama kurang baik, akhirnya tidak menerima pendeta yang ditempatkan Ephorus.

Gandi sendiri menemui Pdt Hendri Napitupulu karena Praeses tersebut mantan Pendeta HKBP Pardomuan Medan,dimana Gandi Parapat terdaftar sebagai warga jemaat.

“Pak pendeta itu dekat dengan warganya. Pertemuan kami awalnya bernostalgia karena semenjak pindah dari HKBP Pardomuan baru hari ini bisa ketemu”, sebut Gandi.

Tanpa sengaja, lanjut Parapat, ia menceritakan acara Kesehatian di HKBP Pardomuan yang dilaksanakan Minggu 22 Mei 2022 dengan pemeriksaan kesehatan yang cukup menyenangkan para jemaat.

Pembicaraan pun berlanjut ke peristiwa 21 Mei malam di HKBP Pabrik Tenun Medan.

” Peristiwa tersebut sungguh mengagetkan semua pihak apalagi setelah menonton beberapa vidio yang viral. Semua menyesalkan kejadian itu dan saya diwawancarai media. Atas hal tersebut saya mendapat telepon dari beberapa pihak termasuk dari diluar HKBP seperti dari Kalimantan,Sulawesi, Jakarta, Papua yang mengetahui pribadi saya. Mereka meminta agar saya menjumpai Praeses dan Ephorus serta pihak yang bergereja di HKBP Pabrik Tenun”, ujar Gandi.

Dalam pertemuan tersebut kata Gandi, terlihat diwajah Praeses yang menyesalkan peristiwa itu dan sudah lama memberi pemahaman kepada warga HKBP Pabrik Tenun karena itu merupakan tugas dan tanggungjawab nya. Termasuk saat menerima unjuk rasa di kantor Distrk beberapa waktu lalu.

“Saya selaku mantan Sekretaris Caretaker GAMKI Sumut dan aktif mempertahankan aturan peraturan dimasa Ephorus SAE Nababan, ikut mempertahankan HKBP Pabrik Tenun agar jangan dikuasai pihak lain. Kami telah mendapat akar masalah dan menyakini sangat sederhana menyelesaikan persoalan atau problem tersebut”ujar Gandi.

Gandi Parapat menyebut akan berusaha menemui saudara saudaranya yang sempat diamankan polisi pada 21 Mei dan juga akan menemui pihak polisi yang sempat dianggap orang bertindak keterlaluan.

” Kenapa kami bilang sangat sederhana ?, karena saya anggap itu bagian daripada diri saya. Menyelesaikan masalah kita adalah dirikita sendiri .Jadi tidak perlu ada tim tim disitu. Memangnya sepakbola?”, ujar Gandi.**