Polres Pelabuhan Belawan Ungkap Kasus Curat, Curas dan IT, 8 Tersangka Ditangkap

Senin, 4 Oktober 2021 | 16:10 WIB

Belawan, MPOL; Bertempat di aula Satya Bakti, Kapolres Belawan, AKBP Faisal Rahmat Husin Simatupang mengelar konferensi pers kasus pencurian dengan pemberatan (Curat), Pencurian dengan kekerasan (Curas) dan Informasi dan Teknologi (IT), Senin (4/10/21).

Faisal didampingi Kabag Ops, Kapolsek Belawan dan Kasat Reskrim AKP I Kadek Hery dalam keterangannya menyebutkan dalam pengungkapan kasus tersebut pihaknya meringkus 8 tersangka.

Dari 8 tersangka yang ditangkap terkait kasus curat dengan Laporan Polis Nomor : LP / 37/ I / 2021 / SU / Spkt Pel. Belawan dengan tersangka Yovie Chandrika (26) warga Komp. Yuka Yerjun Marelan

Kasus  Curas dengan Laporan Polisi Nomor : LP / 92 / IX / 2021 / SU / Pel-Blwn / Sekta Blwn tanggal 22 Juli 2021, tersangkanya Gabe Simanjuntak (32) warga Pulau Ambon Lingk. 20 Kecamatan Medan Belawan.

“Kasus dengan Pasal 51 Ayat (1) Jo Pasal 35 UURI No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau Pasal 263 Ayat (1) KUHPidana dengan LP Nomor : LP / A / 415 / IX / 2021 / SPKT / Polres Pel. Blwn / Polda Sumut, tanggal 21 September 2021, ” ujarnya.

Kata kapolsek, terkait UU RI No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik ada 6 tersangka yang memiliki peran berbeda.

Keenam tersangka diantaranya Rivai Diski Purba (23) warga Dusun III Sekilang Kec. Bonai Darusalam Kab. Rokan Hulu, Riau, berperan sebagi otak pelaku yang  merekrut pelaku lainnya untuk membuat Email dan mendaftarkan NIK dan Nomor Hp GSM Axis dan Tri ke situs Prakerja.

Tersangka Ilham (25) warga Marelan Pasar II Timur, Muri S Hsb (29) warga Dusun IX Desa Mekar Sari Kec. Deli Tua Kab. Deli Serdang, Abdul Hamid (28) warga Desa Bahalat Bayu Kec. Jawa Maraja Bah Jambi Kab. Simalungun, Nazri Supria (23) warga Desa Kasang Mungkal Kec. Bonai Dahussalam Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau dan  Angga (22) warga Desa Sekip Kel. Sekip Kec. Lubuk Pakam Kab. Deli Serdang.

“Para tersangka ini berperan menerima data NIK dan Kartu Sim Card GSM Axis dan TRI dari Tersangka  berinisial RDP kemudian membuat Email dan mendaftarkan Nik dan Nomor Handphone GSM AXIS dan TRI tersebut ke situs Prakerja,” ungkapnya.

Barang bukti yang diamankan lanjut kapolres berupa 1  unit monitor merk Samsung warna hitam, 1 unit perangkat CPU Ram 4 Gb warna hitam yang didalammya berisikan Data Elektronik berupa KTP Masyarakat untuk mendapatkan Kartu Prakerja, 1 unit laptop merk Lenovo warna hitam, 65  Kartu perdana axis, 85 Kartu perdana TRI yang telah terdaftar Nama pemiliknya di Aplikasi kartu Prakerja, 2 unit Handphone Android Merk Xiaomi warna hitam, uang Tunai Rp 2 juta,” terangnya

Awalnya, pada Senin (21/9/21) malam kemarin, Tim Unit II Ekonomi Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan mendapat informasi dari masyarakat bahwa telah terjadi Pemalsuan Data peserta Kartu Prakerja di Jalan Marelan Raya Pasar II Timur Gang Keluarga Kec. Medan Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara.

Mendapat Informasi tersebut petugas ke TKP, setibanya di lokasi, tim menemukan tersangka berinisial IR sedang mengoperasikan komputer untuk membuat dan melakukan pengisian Data Kartu Prakerja secara Online dengan menggunakan Data KTP orang lain dan memalsukan Identitas peserta Prakerja ke dalam Situs Prakerja.

“Hasil Pemeriksaan terhadap IR, maka Selasa (22/9/21) sekira Pukul 17.00 Wib tim melakukan pengembangan dan merimgkus 5 (lima) tersangka lainnya inisial RDP, MSH, AH, NS, AR dari rumah kontrakan di Jalan Dahlia Kel Indra Kasih Kec. Medan Tembung. Bersama barang bukti, para tersangka dibawa ke Polres Pelabuhan Belawan,” pungkasnya. (*)