PN Medan Lockdown, 38 Hakim dan Pegawai Positif Covid-19

Kamis, 3 September 2020 | 16:34 WIB
Medan, MPOL : Pengadilan Negeri ( PN) Medan menerapkan lockdown mulai Jumat, 4 hingga 11 September 2020.
Hal itu dikemukakan Wakil Ketua PN Medan Abdul Aziz kepada wartawan, Kamis (3/8).
Menurut dia penerapan lockdown tersebut berkaitan semakin meningkatnya jumlah positif Covid-19 di PN Medan.
Dari hasil swab dan rapid test sepekan lalu, ternyata  13 hakim dan 25 pegawai dinyatakan positif Covid-19. Belum lagi ada seorang hakim berstatus PDP meninggal dunia.
“Ini alasan kita melakukan penutupan,” ujar Abdul Aziz.
Dijelaskannya, walau PN Medan memberlakukan lockdown, namun tetap membuka pelayanan yang mendesak seperti pengurusan surat-surat untuk keperluan Pilkada 2020. Itu pun mendaftarannya bisa secara online dan tidak perlu berbondong-bondong datang ke PN Medan
Kemudian perkara yang urgen seperti penahanan terdakwa yang tidak bisa diperpanjang lagi terpaksa disidangkan secara online.
Untuk menekan penyebaran Covid-19 PN Medan akan menswab kembali hakim dan pegawai PN Medan, Jumat 4 September 2020.
“Ini kita lakukan bekerjasama dengan Satgas dan Dinas Kesehatan Medan. Sedangkan kepada 38 hakim dan pegawai yang positif sudah melakukan  isolasi mandiri. Mudah-mudahan upaya bisa menekan penyebaran Covid-19 dan kalau belum bisa kita akan perpanjang lagi lockdown,” jelasnya
Sedangkan kondisi kesehatan Ketua PN Medan Sutio Jumagi Akhirno yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19 kini sudah negatif dan tinggal pemulihan saja. **