Gagal Robohkan 13 Unit Bangunan, Alat Berat Pemko Medan Balik Kanan

Kamis, 18 November 2021 | 19:09 WIB

Labuhan, MPOL | Gagal mengeksekusi 13 unit bangunan yang dituding tidak mengantongi IMB (Ijin Mendirikan Bangunan) di Jalan Platina 2 Lingkungan 5 Kelurahan Titipan Kecamatan Medan Deli, alat berat dan puluhan petugas Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) dan SatPol PP Kota Medan balik kanan. Kamis siang (18/11/2021) pukul 13.30 WIB.

Informasi yang berhasil dihimpun dilokasi dari seorang petugas SatPol PP, bernama Wahyu pada papan namanya menyebutkan pihaknya akan meruntuhkan bangunan tak memiliki ijin IMB sebanyak 13 unit.

“Mereka tidak memiliki ijin IMB dan telah 3 kali kita surati namun mereka tidak ada itikad baik dengan merespon surat kita, hingga hari ini kita akan melajukan upaya tegas untuk merobohkan bangunan,” ucapnya.

Pantauan wartawan dilokasi, 1 alat berat dan truk serta puluhan petugas Dinas DPKPPR yang dulunya masih bernama Dinas TRTB, petugas Satpol PP dan petugas Perkim (Perumahan dan Pemukiman), sekira pukul 08.00 WIB sudah berada dilokasi.

Namun karena perdebatan panjang bahkan nyaris ricuh dengan pengelolah/pemilik bangunan, akhirnya petugas yang identik dengan “palu godamnya” itu, sekira pukul 13:30 WIB balik kanan meninggalkan lokasi.

“Kami akan memberikan batas waktu dua atau tiga hari ini kepada mereka untuk mengurus IMB, jika dalam waktu tersebut mereka belum juga mengurusnya, maka mereka harus membongkar bangunannya sendiri dan jika nantinya dalam tujuh hari kedepan mereka tidak juga membongkarnya, maka kami yang akan membongkarnya,” Ucap Kabid Penegak Peraturan Perundang-Undangan Daerah Kota Medan, Ardhani ketika dikonfirmasi wartawan saat berada dilokasi.

Terpisah, pemilik 13 unit bangunan, Awaludin atau yang akrab disapa Awel tersebut ketika dikonfirmasi mengatakan, saya menyewa lahan milik PT KAI (Kereta Api Indonesia), ini ada kontraknya dan berkekuatan hukum, lahan ini saya bangun dalam bentuk kios untuk meningkatkan UKM di kampung halaman saya, oleh sebab itu saya mohon kepada Bapak Walikota Medan untuk menuntun saya, untuk mengurus bagaimana cara mengurus IMB.

“Sebelumnya saya juga sudah beraudensi kepada dinas terkait (Perkim-red), untuk meminta bagaimana cara membuat IMB, tapi bukannya surat untuk meminta audensi yang saya terima, ini malah surat pertama dan ketiga yang saya terima adalah surat perintah pembongkaran yang mana hari ini,” ucap Awel.(Top)