DPRD Medan Bahas Realokasi APBD Untuk Tangani Covid-19

Selasa, 7 April 2020 | 00:37 WIB

Medan: Anggota DPRD Medan yang bergabung di Badan Musyawarah Anggaran (Banggar), Senin (6/4/20), menggelar rapat membahas upaya pengalihan beberapa pos di APBD Pemko Medan 2020.

Pergeseran ini dilakukan diperuntukkan untuk biaya bantuan penanganan wabah Coronavorus Disease 2019 (Covid 19) di Kota Medan.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Medan, Hasyim, dihadiri, Wakil Ketua, Ihwan Ritonga, HT Bahrumsyah dan Rajudin Sagala.

Juga hadir pimpinan fraksii DPRD Medan, yakni Surianto (Gerindra), Rudyanto Simangunsong (PKS), Edwin Sugesti (PAN), Mulia Asri Rambe (Golkar), Afif Abdillah (Nasdem), Erwin Siahaan (HPP) dan Parlindungan Silahutar (Demokrat).

Usai rapat, Hasyim, (foto), kepada wartawan menyampaikan, pimpinan DPRD Medan bersama seluruh pimpinan fraksi sepakat menggeser mata anggaran di beberapa OPD Pemko Medan dan Sekretariat DPRD Medan untuk kebutuhan biaya pencegahan dan dampak sosial.

“Sesuai kebutuhan akan kita anggarkan. Baik itu biaya pencegahan dan bantuan sosial. Seperti bantuan beras misalnya, jangankan 1.000 ton, 10.000 ton pun akan dipenuhi,” jelas Hasyim.

Ditambahkan Hasyim, masih banyak pos mata anggaran yang dimungkinkan untuk digeser. Untuk di sekretariat DPRD Medan saja, kata dia, dimungkinkan menggeser anggaran hingga Rp 30 miliar, bahkan lebih.

“Kita tunggu saja laporan kebutuhan dari Pemko Medan,” tambah Hasyim yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan itu.

Diakui Hasyim, pihaknya (DPRD- red) memberikan perhatian khusus terkait pencegahan memutus mata rantai dan mengantisipasi dampak sosial.

“Harapan kita Pemko Medan lebih tanggap dan cepat mengatasi wabah Covid 19. Begitu juga pendistribusian beras dan bantuan lainnya tepat sasaran,” harap Hasyim. (Ki)

Teks foto: Hasyim