Bantu 1000 Paket Sembako Kepada Warga, Wakil Walikota Medan Apresiasi Yayasan Budi Luhur

Selasa, 11 Mei 2021 | 22:07 WIB

Medan,MPOL: Diakhir bulan suci Ramadhan 1442 H, Yayasan Budi Luhur memberikan bantuan 1000 paket sembako kepada warga masyarakat Kelurahan Titi Kuning Kec Medan Johor dan Kedai Durian Kec Delitua, Selasa (11/5).

Penyerahan bantuan berupa beras, minyak makan, gula dan roti diserahkan langsung Ketua Yayasan Budi Luhur Harun/Pak Alun bersama Wakil Walikota Medan Aulia Rachman, bertempat di halaman Masjid Al Hidayah Jalan Brigjen Zein Hamid, Kel Titi Kuning Kec Medan Johor. Penyerahan bantuan yang dilakukan dengan mengedepankan protokol kesehatan juga dihadiri Camat Medan Johor Zul F Ahmadi, para Kepala Lingkungan dan pengurus dan nazir Masjid Al Hidayah.

Wakil Walikota Medan Aula Rachman dalam kesempatan itu mengapreasiasi Yayasan Budi Luhur yang peduli kepada warga masyarakat yang mana disaat situasi perekonomian yang terpuruk, justru Yayasan Budi Luhur masih peduli terhadap nasip warga kurang mampu terkena dampak Covid-19, terlebih pada akhir bulan suci Ramadhan 1442 H.

“Pemko Medan sangat mengapreasiasi kepedulian Yayasan Budi Luhur yang memberikan bantuan sembako kepada warga kurang mampu yang terdampak Covid-19. Pelaksanaan penyerahan bantuan ini benar-benar mematuhi Protokol kesehatan (Prokes),” katanya. Para penerima bantuan wajib mengenakan masker dan menjaga jarak. Sehingga, situasi tertip dan terkendali.

“Kepada donator saya mendoakan tetap diberikan kesehatan, panjang umur dan murah rezeki. Mudah-mudahan kedepan bisa kasih bantuan lebih banyak lagi kepada masyarakat. Beliau (Ketua Yayasan Budi Luhur-Harun) katanya baik, dengan memberikan pendapatan dia yang sudah dikumpulkan selama ini. Kita sangat membutuhkan orang-orang yang perhatian terhadap warga tanpa ada memandang suku dan agama. Ini sangat penting karena Medan adalah miniaturnya Indonesia, ada suku batak, ada melayu, jawa, China dan ada India. Agama adalah konsumsi hati kita, bathin kita jangan pecah belah agama,” jelasnya.

Harapan kita, sambung Wakil Walikota Medan tersebut, dalam pembagian sembako seperti ini, PKM tetap mematuhi prokes dengan menghindari penumpukan massa.

Orang kedua di Pemko Medan itu juga berharap, kepedulian Yayasan Budi Luhur menjadi morivasi bagi pengusaha untuk menyisihkan rezekinya membantu sesama, apalagi saat ini Indonesia dilanda Covid-19.

Dia juga berharap agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan dan peraturan pemerintah untuk tidak melakukan takbiran, tidak melakukan kerumunan dan tetap menjaga jarak serta menggunakan masker pada sholat Ied nantinya.

“Pemerintah selalu berupaya untuk memutus matarantai penyebaran Covid-19 diantaranya dilarang mudik, tidak melakukan takbiran, menghindari dan tidak mengundang kerumunan. Oleh karena itu, masyarakat agar mematuhinya apalagi saat ini Covid-19 terus meningkat,” kata Aulia Rachman.

Sementara itu, Ketua Yayasan Budi Luhur Harun/Pak Alun mengatakan, bantuan seperti ini rutin dilakukan setiap bulan suci Ramadhan. “Saat ini, yang kita salurkan 1000 goni beras 10 kg ditambah , gula dan roti. Mudah-mudahan bantuan ini dapat mengurangi beban teman-teman semua,” ujarnya.

Tokoh masyarakat Tionghoa yang dikenal suka membantu tanpa melihat suku dan agama mengatakan, bantuan ini murni dari Yayasan Budi Luhur. “Saya sebagai Ketua Yayasan Budi Luhur akan selalu berupaya menyisihkan rezeki bagi warga yang kurang mampu karena yayasan ini bersifat social,” katanya menambahkan mudah-mudahan pandemic Covid-19 segera berakhir sehingga perekonomian kita berjalan seperti sedia kala.***