Alumni HKBP Nommensen Komitmen Memenangkan Azwir – Hermansyah untuk Pimpin PERADI Medan

Rabu, 24 November 2021 | 15:09 WIB

Medan, MPOL : Sejumlah Civitas Akademi alumni Universitas HKBP Nommensen Medan mendukung penuh pencalonan Dr Azwir dan Hermansyah Hutagalung SH MH, untuk mencalonkan diri sebagai Ketua dan Sekretaris DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) MEDAN periode 2022-2027.

Komitmen kuat mencalonkan pasangan Azwir – Hermansyah diungkapkan sejumlah alumni HKBP Nommensen saat melakukan rapat pemantapan pemenangan kedua calon di Medan, Selasa (23/11/2021).

Alumni Fak. Hukum Nommensen, Sultan Siregar menegaskan sosok Azwir dan Hermansyah layak memimpin Peradi Medan karena sebagai alumni Univ. Nommensen sangat peduli terhadap alumni dan selalu membawa nama baik kampus dalam setiap kegiatan.

Kami mendukung sosok Azwir dan Hermansyah karena sangat peduli dengan Kampus Nommensen dan kepedulian pada alumni – alumni, terkhususnya para pengacara. Hermansyah sudah terbukti selalu ikut dalam setiap kegiatan yang membawa nama besar Universitas HKBP Nommensen,” ucap Sultan.

Ketua Ikatan Advokat (IKADA) Alumni  Nommensen Hans Silalahi SH MH mengatakan bahwa sosok Azwir dan Hermansyah merupakan tokoh pemuda yang memiliki visi dan misi besar untuk membawa Peradi Medan tidak hanya eksis, namun juga menjadi wadah bagi para advokat untuk lebih maju dan kreatif.

“Azwir dan Hermansyah adalah sosok advokat yang berlaku sangat profesional dalam bekerja. Tidak hanya dalam dunia advokat, namun kami melihat spirit sosial dan hukum sangat kental dalam jiwa mereka. Ini sosok yang pantas dimiliki seorang pemimpin,” ucap Hans yang juga alumni Fakultas hukum Nommensen 1994.

Dikatakan Hans, perpaduan sosok senior dalam diri Azwir dan Hermansyah yang menjadi pionir pengacara muda di Medan saat ini, sangat tepat untuk membawa peradi Medan lebih maju. “Kita berharap di tangan Azwir dan Hermansyah, Peradi Medan jauh lebih baik,” harap Hans.

Sementara Calon ketua Peradi Medan, Dr Azwir didampingi Hermansyah Hutagalung mengaku siap memajukan Peradi Medan tidak hanya disegani di kancah nasional, namun juga menjadi jembatan bagi para advokat di Medan untuk lebih aktif dalam mendukung penegakan hukum yang adil bagi seluruh elemen masyarakat.

“Kita akan mengembangkan Peradi ini sebagai pusat bantuan hukum maayarakat. Tidak pandang apa jabatan dan statusnya di masyarakat. Kita utamakan keadilan hukum bagi masyarakat. Makanya, kita juga mengajak para advokat/pengacara, khususnya para advokat muda lebih aktif dalam hukum peradilan di Medan,” ungkap Azwir.

Lebih lanjut Hermansyah menambahkan, ke depan Peradi Medan akan lebih meningkatkan kerja sama dengan seluruh stakeholder, seperti Pemerintah kota, legislatif, dan semua organisasi dalam mendukung penegakan hukum yang adil di tengah – tengah masyarakat.

“Kita akan menggandeng semua unsur pemerintah dan stakeholder. Tidak hanya hukum, kita bakal melaksanakan program sosial, olahraga, dan peningkatan pengetahuan para advokat di Medan,” ungkap Hermansyah.

Turut hadir dalam rapat tersebut Sultan Siregar (94′) Thomas Tarigan (98′), Ganda Tambunan (99′), Daniel Aritonang (2000), Hamonang Sihombing (2003), Dingin Pakpahak (2004). Kemudian Tomi Sihotang (2005), Gorata Sinaga (2006), Ira Gultom (2007), Sahat Manurung (2008), Judika Manik (2010).