Aiyla Bocah Penderita Atresia Bilier di Medan Butuh Perhatian Dermawan

Kamis, 7 Oktober 2021 | 19:02 WIB

Medan, MPOL : Aiyla Adisty Hidayat, bayi perempuan berusia 7 bulan menderita penyakit Atresia Bilier. Penyakit atresia bilier adalah kondisi ketika saluran empedu pada bayi yang baru lahir tertutup sehingga menyebabkan cairan empedu menumpuk di dalam hati. Kondisi ini dapat terjadi sejak bayi di dalam kandungan. Namun, gejalanya lebih sering muncul 2–4 minggu setelah dilahirkan.

Ketika ditemui di kediamannya Jl. Medan Area Selatan Gg. Mulia, Kec. Medan Area, Kamis (7/10/2021) Aiyla biasa disapa Adek ini hanya mampu merintih kesakitan. Ia yang hanya terbaring di kamar, dibantu oksigen untuk membantu pernafasannya, memandangi tamu yang menjenguknya.

Seminggu sudah mendapat perawatan medis di RSUD dr Pirngadi Medan, namun kondisi putri dari pasangan Rahmat Hidayat (31) dan Olivia Saridah (27) belum menunjukkan kondisi membaik. Alhasil, pihak rumah sakit tak mampu menangani penyakit yang diderita Aiyla, hingga pihak keluarga membawanya pulang ke rumah.

Orangtua Aiyla, Olivia yang ditemui mengatakan awalnya keadaan anak keempat dari empat bersaudara itu normal sejak dari kandungan hingga berusia sebulan setelah lahir. Namun, dirinya mulai mencurigai dikarenakan sisi mata anaknya itu berwarna kuning. Berbagai perobatan baik medis dan alternatif terus dilakukan ia dan suaminya. Meskipun sudah berusaha semampunya, hingga kini Olivia mengaku tidak mampu membawa ke RSUP H Adam Malik dikarenakan tidak memiliki BPJS.

“Kami gak bisa bawak ke RS Adam Malik. Seharusnya memang Aiyla dirujuk ke sana sesuai arahan dari RS Pirngadi. Namun kalau untuk masuk di kelas umum, kami tidak sanggup karena biaya mencapai 1,5 miliar,” sebutnya.

Lebih lanjut dikatakan Olivia, suaminya juga telah berusaha membuat BPJS, namun hingga kini tidak juga selesai dengan berbagai alasan dari pihak BPJS.

“Gak tahu dimana kendalanya. Sampai saat ini BPJS juga tidak selesai. Kami sudah melaporkan ke pemerintah setempat, namun memang belum ada titik terang. Kami bingung mau mencari dana dimana. Sementara, anak-anak muda di sini, berupaya membuat postingan di masing-masing sosial media untuk mencari para dermawan yang tergerak hatinya membantu anak kami,” ungkapnya.

Dalam kesempatan ini, Olivia juga meminta perhatian maupun bantuan para dermawan agar bisa meringankan beban biaya perawatan anaknya melalui BRI 335001040697538 atas nama Olivia Saridah maupun bisa menghubungi kontak ke nomor 085371441941. *