Dihadiri Ketua PPP Medan Denai Rahmad Hidayat Harahap

Abdul Rani Gelar Silaturahmi dan Sosper No. 10 Kepada Masyarakat Kel. Menteng

Selasa, 29 November 2022 | 00:25 WIB

Medan, MPOL : Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Persatuan Pembangunan) Kecamatan Medan Denai, Rahmad Hidayat Harahap, S.Kom menghadiri kegiatan silaturahmi sekaligus Sosialisasikan Peraturan Daerah (Sosper) kepada masyarakat Kelurahan Medan Tenggara (Menteng) Kecamatan Medan Denai, Minggu kemarin.

Kegiatan Sosper ini dilaksanakan Anggota DPRD Kota Medan, Abdul Rani, SH yang juga merupakan Ketua DPC PPP Kota Medan dan mendapat sambutan dari masyarakat.

Wakil Sekretaris PAC PPP Medan Denai, Robby Fadillah Harahap, SH menyampaikan hal itu kepada wartawan, Senin (28/11/2022) di Medan.

Menurutnya, antusias masyarakat di Kelurahan Medan Tenggara untuk menghadiri kegiatan itu cukup besar. Apalagi dengan kehadiran Ketua PAC PPP Medan Denai Rahmad Hidayat Harahap. Kegiatan itu juga turut dihadiri sejumlah aparat Kelurahan di Kecamatan Medan Denai.

Pada kegiatan itu Abdul Rani SH menyampaikan Perda No.10 tahun 2017 tentang Pengawasan serta Jaminan Produk Halal dan Higienis. Salah satu tujuannya adalah untuk memproteksi masyarakat dari dampak negatif yang ditimbulkan terutama dari kehalalan dan higienisnya suatu produk.

“Prinsip Perda ini untuk memproteksi masyarakat Kota Medan dari makanan-makanan yang tidak memiliki kandungan gizi yang bermanfaat, khusus bagi umat muslim yakni terkait kehalalannya,” tegas Anggota DPRD dari PPP ini.

Dihadapan masyarakat, Abdul Rani menerangkan belakangan ini produk makanan banyak ragam jenis yang tidak hanya diproduksi dalam negeri saja. Namun langsung diimpor dari negara lain yang akhirnya dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. “Perda ini dalam rangka menjawab keresahan warga terkait banyaknya makanan dan produk makanan yang diragukan kandungan gizinya,” katanya.

“Apalagi kita melihat banyak sekali kasus di televisi terkait jajanan anak sekolah hingga makanan yang dikonsumsi orang dewasa mengandung zat-zat tidak ramah dengan tubuh,” tambahnya.

Disampaikannya, keberadaan Perda No.10 ini harus diterapkan dengan baik. Penerapannya agar memberi kenyamanan bagi masyarakat Kota Medan khususnya umat Islam untuk mengkonsumsi produk yang halal dan higienis. **