Pilkada Humbahas, Gregorius: Pilkada Memilih Orang, Bukan Memilih “Begu”

Senin, 14 September 2020 | 13:05 WIB

 

Medan, MPOL: Putra kelahiran Humbang Hasundutan(Humbahas) Gregorius Lumbanbatu menyebutkan jika Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) adalah memilih orang yang menjadi kepala daerah,sehingga sangat keberatan dan tidak sependapat atas ajakan oknum oknum tertentu untuk memilih kotak kosong.

“Saya himbau kepada saudara atau family saya yang tinggal di bonapasogit Humbahas agar cerdas. Kalaupun yang diinginkan menjadi bupati Humbahas tidak mendapat kesempatan untuk dipilih, jangan menjadi “lilu” atau bodoh menjadi memilih Kotak kosong”, kata Gregorius Lumbanbantu di Medan, Senin(14/9/2020) .

Menurut tokoh masyarakat tersebut, memilih kotak kosong adalah memilih yang tidak jelas ibarat memilih “begu”.

“Kalaupun kurang puas atas kepemimpinan Dosmar selama ini, mari kita dukung dan doakan dia yang saat ini berpasangan dengan Paniaran Nababan biar lebih bermanfaat kepada masyarakat Humbahas”, katanya.

Mantan ketua partai politik di Sumut itu menambahkan, perasaan iri, dengki atau dengan kata lain “Dang Diho, Dang Diau Untagon Tu Begu” ( dari pada sama kau dan tidak sama ku, lebih bagus ke hantu-red), prinsip seperti itu tidak sesuai dengan ajaran kristiani.

“Jadi kalau benar ada beberapa tokoh mengajak masyarakat Humbahas untuk memilih kotak kosong di Pilkada 9 Desember mendatang, hal itu sangat keliru”.

“Jelek atau ganteng Dosmar Banjarnahor dan Paniaran Nababan adalah saudara kita, kotak kosong itu Begu. Untuk ini saya doakan agar semua masyarakat Humbahas sadar akan persaudaraan, mari kita doakan agar Dosmar lebih bermanfaat, hkusus kepada tokoh tokoh yang mengajak memilih kotak kosong”, tutup Gregorius.**