dr.Mustafa Kamil Adam Sp.PD Beri Apresiasi,

Lurah Durian Berlakukan Syarat Mengurus NA Harus Bebas Narkoba

Selasa, 30 November 2021 | 20:42 WIB

Medan, MPOL: Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Fraksi Partai NasDem dr Mustafa Kamil Adam Sp.PD, memberikan apresiasi dan dukungan kepada Lurah Kelurahan Durian, Harun Al Rasyid Siregar atas penerapan administrasi, jika mengurus Surat Pengantar Nikah (NA) harus menyertakan surat keterangan bebas Narkoba dari instansi terkait, sebagai upaya memutus mata rantai penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya (NAPZA).

“Saya mengapresiasi dan memberikan dukungan penuh atas kebijakan Lurah Durian Kecamatan Medan Timur yang mensyaratkan surat keterangan bebas Narkoba dari instansi terkait bagi calon pengantin yang akan mengurus Surat Pengantar Nikah (NA) dari Kelurahan setempat,” ujar Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Fraksi Partai NasDem dr Mustafa Kamil Adam Sp.PD, saat melaksanakan Acara Sosialisai Peraturan (Sosper) Daerah Sumatera Utara No.1 Tahun 2019 tentang Fasilitasi Pencegahan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya, Senin (30/11/2021) di Jalan Bambu III Lingkungan 7, Kelurahan Durian Kecamatan Medan Timur.

Menurut anggota dewan yang berlatar belakang dokter spesialis penyakit dalam itu, kebijakan yang dibuat oleh lurah Durian tersebut harus didukung oleh masyarakat sebagai upaya mempersempit peredaran dan penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya atau yang lebih dikenal di masyarakat dengan sebutan Narkoba.

“Apa yang diterapkan oleh lurah tersebut sudah sejalan dengan upaya pencegahan atau tindakan yang dilakukan secara sadar dan bertanggung jawab bertujuan untuk meniadakan dan/atau menghalangi faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya penyalahgunaan Narkoba sesuai Perda Sumut No.1 Tahun 2019 tentang Fasilitasi Pencegahan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya,” sebut anggota Komisi E DPRD Sumut itu.

Kegiatan Sosper berlangsung tertib dan lancar dan dikemas secara apiks serta dimoderatori oleh Dheny Sugara Amd, dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Hal tersebut dimaksudkan sebagai upaya pencegahan dan memberantas Covi-19 dari tengah-tengah masyarakat.

Acara Sosialisasi juga menghadirkan Narasumber M.Fadli Habibi,SH,MH yang juga dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), serta dihadiri Kasie Trantib Kecamatan Medan Timur, Gunung P, Lurah Durian Drs. Harun Al Rasyid Siregar, Kepala Lingkungan 7,M Fadhil,
Bhabinkantibmas Durian, MH Safi’I, Staf Ahli dr.Mustafa, Muhammad Ichwan, Staf Sekretariatan DPRD Sumut, Suhelmi, Ketua DPC Partai NasDem Medan Timur, Mursalim Tobing dan sejumlah Sahabat dr.Mustafa lainnya diantaranya, Kiki Hamdani, Rifky Panggabean, Syahrul,Yuda dan Elvina Mailani.

Sebelumnya Lurah Kelurahan Durian, Harun Al Rasyid Siregar menjelaskan bahwa setiap warga yang akan mengurus Surat Pengantar Nikah (NA) dari Kelurahan Durian diharuskan melampirkan surat keterangan bebas Narkoba dari instansi terkait. Persyaratan tersebut terpampang secara jelas di ruang depan kantor kelurahan tersebut.

Meski ada pro dan kontra dari masyarakat, namun persyaratan tersebut sudah diberlakukan lebih dari 3 tahun.
Adapun dasar pemikiran menerapkan peraturan tersebut, kata Harun Siregar adalah banyaknya angka perceraian dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami pasangan suami istri, akibat sang suami ternyata pengedar atau pecandu Narkoba, dimana sebelumnya sang istri tidak mengetahui calon suaminya pecandu Narkoba.

“Orangtua yang mana yang mengikhlaskan anak gadisnya dinikahkan dengan seorang pria pengedar/pecandu Narkoba, dimana baru beberapa bulan menikah sang istri minta diceraikan karena sang suami masuk penjara. Begitu juga dengan pengantin baru lainnya, datang ke kantor lurah minta surat pengantar untuk bercerai akibat tidak tahan dengan tingkah laku suami yang berlaku kasar (KDRT) dan semua barang-barang rumah tangga habis di jual suaminya yang terlibat Narkoba,” jelasnya.(Jal)