Sosialisasi Perda No.1 Tahun 2019

dr Mustafa Kamil Adam Sp.PD Ingatkan Generasi Muda Agar Menjauhi Narkoba

Minggu, 28 November 2021 | 19:41 WIB

Medan, MPOL: Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Fraksi Partai NasDem dr Mustafa Kamil Adam Sp.PD, kembali mengingatkan para generasi muda agar tidak terlibat penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya (NAPZA) atau yang lebih dikenal di lingkungan masyarakat dengan istilah Narkoba. Jika tidak dihentikan, penyalahgunaan NAPZA dapat menyebabkan kecanduan. Ketika kecanduan yang dialami juga tidak mendapat penanganan, hal itu berpotensi menyebabkan kematian akibat overdosis.

Hal tersebut dikemukakan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dr Mustafa Kamil Adam Sp.PD, ketika membuka dan melaksanakan Acara Sosialisai Peraturan (Sosper) Daerah Sumatera Utara No.1 Tahun 2019 tentang Fasilitasi Pencegahan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya, Ahad (28/11/2021) di Jalan Timor No 36 Lingkungan 6, Kelurahan Gaharu Kecamatan Medan Timur.

Dihadapan mayoritas organisasi pemuda, pelajar, mahasiswa tersebut, dr Mustafa Kamil Adam Sp.PD mengingatkan agar seluruh pemuda sebagai generasi muda emas di masa yang akan datang, untuk tidak sekali-kali menyalahgunakan Narkoba dalam jenis apapun. Kegunaan narkoba dalam bidang kedokteran golongan dua yang sering digunakan antara lain morfin, fentanil, petidin, kodein, kokain, amfetamin, dan lain-lain. Di lingkup kedokteran obsetri, narkotika pada dasarnya juga memiliki fungsi yang sama, yaitu sebagai analgesik/pereda nyeri baik saat operasi, pembiusan maupun sebagai terapi.

Namun menurut dokter spesialis penyakit dalam ini, jika berbagai jenis Narkoba tersebut di salah gunakan, maka akan berakibat fatal bagi tubuh dan jiwa seseorang. Bahkan bisa mengakibatkan kematian disebabkan over dosis. Sedangkan dampak lainnya bagi pecandu Narkoba, syaraf terganggu hingga menjurus ke hal-hal negatif, menjual barang atau harta yang ada di rumahnya atau di rumah tetangga untuk pembelian barang Narkoba akibat kecanduan.

Kegiatan Sosper berlangsung tertib dan lancar dan dikemas secara apiks serta dimoderatori oleh Muhammad Ichwan, dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Hal tersebut dimaksudkan sebagai upaya pencegahan dan memberantas Covi-19 dari tengah-tengah masyarakat.

Acara Sosialisasi juga menghadirkan Narasumber M.Fadli Habibi,SH,MH yang juga dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), serta dihadiri Lurah Gaharu Kecamatan Medan Timur, Aulia Ahmad, STTP.M.Si, Kepala Lingkungan 6, Nardi, Staf Sekretariatan DPRD Sumut, Suhelmi, Ketua DPD Partai NasDem yang juga Anggota DPRD Medan, Afif Abdillah,SE, Ketua DPC NasDem Medan Timur, Mursalim Tobing, Medan Polonia, Jhon Kasel Siahaan, Medan Perjuangan, Syahrul, Medan Amplas, Ida Nababan dan sejumlah Sahabat dr.Mustafa diantaranya, Kiki Hamdani, Rifky Panggabean, Yus Adipati,Elvina Mailani dan Siska.

Ketua DPD Partai NasDem yang juga Anggota DPRD Medan, Afif Abdillah,SE, dalam sambutannya membeberkan sejumlah program yang telah diberikan Partai NasDem kepada masyarakat Kota Medan antara lain, pemberian 1000 Kartu Indonesia Pintar (KIP) senilai Rp 1 Juta, memperjuangkan bagi 10 ribu orang warga Medan untuk mendapatkan BPJS penerima bantuan iuran (PBI).

Dikatakan, selama ini banyak keluhan masyarakat yang di terima Fraksi Partai NasDem prihal mendapatkan BPJS PBI, akibat dampak covid-19 banyak warga yang di PHK, usaha gulung tikar sehingga tidak mampu lagi membayar iuran BPJS mandiri,sebut Afif.

Sebelumnya Lurah Kelurahan Gaharu, Aulia Ahmad, STTP.M.Si mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dr Mustafa Kamil Adam Sp.PD yang telah melaksanakan Sosialisai Peraturan (Sosper) Daerah Sumatera Utara No.1 Tahun 2019 tentang Fasilitasi Pencegahan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya, diwilayahnya.

“Acara Sosper ini sangat tepat dilaksanakan di Kelurahan Gaharu, karena kawasan tersebut memang rawan Narkoba disebabkan berbatasan dengan pinggir rel Kereta Api dan kawasan Kecamatan Medan Barat. Kita telah berupaya bekerjasama dengan BNN Kota Medan dan Polsek Medan Timur melakukan sosialisasi dan upaya pencegahan, termasuk merubah kawasan rawan narkoba menjadi kampung ceria, agar kesan berubah dari kawasan Narkoba,” tandar Aulia.(Jal)