Bupati Franc Bernhard Tumanggor: Tidak Ada Lagi Istilah Nomor 1 dan 2

Rabu, 3 Maret 2021 | 22:22 WIB

 

Pakpak Bharat, MPOL : Pilkada sudah selesai dan Bupati terpilih sudah dilantik. Maka, pertama menjadi tugas kami yang harus dilaksanakan proses rekonsiliasi sehingga tidak ada lagi sekat-sekat pemisah diantara kita. Sudah tidak ada lagi pendukung nomor satu atau nomor dua, yang ada hanya masyarakat Pakpak Bharat yang harus segera kita bangun bersama.

Demikian penggalan isi pidato perdana Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor, Rabu (3/3) yang dibacakan hampir satu jam, dan sekali-kali diselingi dengan pantun (umpama bahasa Pakpak-red) pada Sidang Paripurna di gedung DPRD Pakpak Bharat, Kompleks Perkantoran Panorama Indah Sindeka Salak. Sidang Paripurna itu agenda pidato perdana Bupati usai dilantik beberapa waktu lalu.

“Saya sampaikan terimakasih atas kontribusi semua para pendahulu saya baik Bupati ataupun penjabat Bupati dari sejak berdirinya Kabupaten ini sampai dengan saat ini, juga seluruh ketua dan anggota DPRD Pakpak Bharat”, ujarnya.

Sidang Paripurna Istimewa itu dipimpin Wakil Ketua DPRD Pakpak Bharat Mansehat Manik didampingi Wakil Ketua DPRD Elson Angkat, SS, dan dihadiri Wakil Bupati DR. H.Mutsyuhito Solin, M.Pd, Forkopimda, Sekda Sahat Banurea, para pimpinan OPD, tokoh masyarakat diantaranya DR. MP Tumanggor didampingi istri yang juga adalah ayah kandung dari Franc Bernhard Tumanggor.

“Saya juga memohon dukungan dari segenap Ketua dan Anggota DPRD, Komandan KODIM 0206 Dairi Kapolres Pakpak Bharat, Kepala Kejaksaan Negeri Dairi, Ketua PN Sidikalang, sebagaimana para Bupati sebelumnya yang hubungan dengan para Forkopimda sangat harmonis. Hubungan ini saya harapkan dapat terjalin terus kedepan sehingga sinergitas kita dalam menyelenggarakan Pemerintahan ini diberbagai sektor dapat terwujud nyata,” ungkapnya. **