Pilkada Serentak Tahun 2020,

AHY : Menang dan Selamat

Senin, 23 November 2020 | 17:24 WIB

Medan,MPOL: Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, prinsip Partai Demokrat dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2020, yakni menang dan selamat. Karenannya ia mengingatkan kader dan pengurus Partai Demokrat serta para calon kepala daerah (Cakada) yang diusung Partai Demokrat untuk memastikan  keselamatan, baru meraih kemenangan.

Hal tersebut dikemukakan  AHY, dalam ‘Media Gathering Bersama AHY’ yang diikuti puluhan wartawan media cetak, elektronik dan online di Hotel Adimulia Medan, Senin (23/11/2020).

Hadir dalam kegiaatan itu, pasangan Cakada Kota Medan, Akhyar Nasution-Salman Alfarisi , Sekjen Partai Demokrat  Teuku Riefky Harsa, Ketua Dewan Kehormatan Hinca Panjaitan, Ketua Bapilu Andi Arief, Wakil Sekjen Jansen Sitindaon, Agus Jovan, anggota DPR RI Abdul Wahab Dalimunthe serta sejumlah pengurs DPP Partai Demokrat Lainnya.

Hadir juga Plt Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Utara (Sumut), Drs Herri Zulkarnain Hutajulu,SH,M.Si, Sekretaris Hj Meilizar Latif, MM serta sejumlah pengurus DPD Partai Demokrat Sumut, Ketua DPC Partai Demokrat Medan Burhanuddin Sitepu, Plt Sekretaris Parlindungan Sipahutar serta anggota DPRD Medan dan DPRD Sumut Fraksi Demokrat.

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum DPP Partai Demokrat, AHY  menyebutkan, Partai Demokrat memahami  betapa berbeda dan beratnya Pilkada serentak 9 Desember 2020 dengan Pilkada sebelumnya.  Partai Demokrat ingin menang, namun disisi lain, Partai Demokrat tidak ingin Pilkada justru menciptakan kluster-kluster baru Covid-19 di berbagai daerah.

“Karenannya, demi keselamatan kita semua, saya instruksikan kepada para calon kepala daerah yang diusung Partai Demokrat untuk  menjalankan kampanye dengan menerapkan  protokol  Covid-19 secara ketat dan disipilin dan harus melindungi masyarakat”, sebut AHY.

Disisi lain, AHY juga meminta para Cakada yang diusung Partai Demokrat untuk mematuhi aturan Pilkada , karena  Partai Demokrat menolak kecurangan dan ketidakadilan  dalam pelaksanaan Pilkada 2020. Cakada dan Tim Pemenangan juga harus berani melawan kecurangan dan jangan jadi korban dari TSM ( terstruktur, sistematis dan massive.

“Siapapun tdak boleh ada yang dispesialkan dalam Pilkada 2020, rakyat harus aman menggunakan haknya untuk dipilih dan memilih”, sebut AHY seraya menambahkan agar Tim Pemenangan Cakada Medan, Akhyar –Salman (AMAN) bekerja secara intelektual, saling melengkapi hingga diyakini memang dan bisa membawa Medan kearah yang lebih baik lagi.

AHY juga meminta Paslon dan Tim Pemenangan  jangan pernah merasa sudah menang terkait hasil  lembaga survei, karena kemenangan sejati bukan hasil survei, tetapi setelah diketok atau diumumkan lembaga penyelenggaran Pilkada, KPU.

Terkait kehadirannya ke Medan, AHY menyebut untuk menambah semangat pasangan Akhyar Nasution-Salman Alfarisi yang mengikuti Pilkada Medan dan diyakini akan meraih kemenangan dengan program-programnya yang pro rakyat.

Sebelumnya Plt Ketua DPD Partai Demokrat Sumut, Drs herri Zulkarnain Hutajulu,SH,M.Si dalam laporannya menyebutkan, Partai Demokrat dalam Pilkada  serentak di Sumut menargetkan kemenangan 60 persen bahkan bisa mencapai 80 persen.

Hal itu karena mesin Partai Demokrat mulai jajaran DPD,DPC,DPAC hingga Ranting sudah bekerja maksimal. Demikian juga dengan turunnya langsung  ke lapangan para anggora DPRD Fraksi Demokrat, baik kabupaten/kota serta provinsi serta turunnya Tim Satgas Pemenangan Pilkada yang dibentuk DPP Partai Demokrat.***