Warga Sunggal Dirampok dan Dibunuh, Mayatnya Dibuang di Titi Kuning

Rabu, 1 Desember 2021 | 10:44 WIB

Medan, MPOL : M. Idris (42) warga Jl. TB. Simatupang Gg. Abadi, Kec. Medan Sunggal, dirampok oleh orang tak dikenal. Bahkan korban diduga kuat dibunuh dan mayatnya dibuang di pinggir Jalan Speksi Kanal, Kel. Titi Kuning, Kec. Medan Johor, Rabu (1/12/2021) sekira pukul 01.35 WIB.

Informasi yang diperoleh, mulanya personil Polsek Deli Tua mendapat informasi bahwa ada ditemukan mayat laki-laki di Jl. Speksi Kanal Kel. Titi Kuning, Medan Johor.

Menurut keterangan para saksi di lapangan, saat itu saksi Agus Gunawan (20) dan Taniah (21) warga Jl. Bajak V, Medan Amplas, sedang mencari barang bekas. Keduanya melihat 1 unit mobil kecil berwarna putih berputar arah. Setelah mobil tersebut melintas dan berjarak 150 meter, mobil putih tersebut membuka pintu samping sebelah kiri dan pintu bagasi, kemudian saksi melihat 3 laki-laki yang berada di dalam mobil mencampakkan korban ke pinggir jalan (TKP). Setelah mencampakkan korban, mobil langsung meninggalkan lokasi.

Sementara, menurut keterangan saksi 3, Ali Syahfana (35) selaku keping setempat mengatakan dirinya melihat warga berkerumun di TKP. Setelah mendekat dan melihat adanya mayat, kepling lalu menghubungi pihak kepolisian.

Tak lama kemudian, Tim INAFIS Polrestabes Medan tiba di lokasi dan melakukan olah TKP.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Dr. Muhammad Firdaus, ketika dikonfirmasi, Rabu (1/12/2021) siang, membenarkan peristiwa tersebut.

“Segera diungkap kasus pembunuhan tersebut. Diduga mobil korban diambil oleh para pelaku,” kata Kasat Reskrim.

Ia mengatakan, pihaknya sudah melakukan olah TKP, mengambil dokumentasi, memeriksa dan mengambil sidik jari korban.

“Hasil olah TKP ditemukan sebuah sendal jepit karet warna coklat, masker warna biru. Kemudian keadaan di TKP sepi, tidak ada benda-benda berharga yang ditemukan di tubuh korban dan di sekitar TKP. Korban mengalami luka lebam diduga akibat cekikan di leher dan di mata sebelah kanan dan kiri,” ungkapnya. *