Usai Bertengkar, Mananda Siadari Dihabisi di Kedai Tuak Riko Sijabat  

Minggu, 28 Februari 2021 | 18:42 WIB

Simalungun, MPOL: Mananda Siadari tewas diperjalanan saat menuju Rumah Sakit Perdagangan, usai di tikam seorang pria berinisial AM (22) di warung tuak di Huta IV Nagori, Pematang Kerasaan, Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun.

Selang beberapa jam,, tersangka yang tinggal di Pematang Kerasaan Banda ini diringkus petugas Unit Reskrim Polsek Perdagangan, Polres Simalungun, Minggu (28/2/21) dinihari.

Kapolsek Perdagangan, AKP Josia dalam keterangannya Minggu (28/2/21) menyebutkan pada Sabtu (27/2/21) sekitar pukul 23.00 Wib, korban Mananda Siadari dan tersangka AM lagi duduk di kedai tuak milik Riko Sijabat.

Setau bagaimana, korban dan tersangka terlibat pertengkaran. Warga yang ada di kedai tuak, melerai pertengakaran tersebut dan meminta kepada keduanya (korban dan tetsangka) jangan buat ribut.

Mendengar ucapan warga, tersangka bergegas meninggalkan kedai tuak tersebut. Namun selang beberapa menit AM kembali lagi ke kedai tuak.

Setiba di warung tuak, tersangka menghampiri korban dan langsung menikam korban secara membabi buta.

Mendapat serangan mendadak, korban jatuh ke lantai berlumuran darah sambil berteriak minta tolong.

Sedangkan tersangka kabur meninggalkan lokasi kejadian. Warga yang melihat korban tak berdaya berdatangan ke lokasi dan membawanya ke Rumah Sakit Perdagangan.

“Diduga mengalami pendarahan yang cukup banyak. Korban akhirnya meninggal dunia di perjalanan,” ucap AKP Josia.

Kejadian berdarah itu cepat diketahui personel Polsek Perdagangan sehingha Kanit Reskrim Polsek Perdagangan Iptu Salomo Sagala, bersama anggota datang ke lokasi melakuķan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi termasuk pemilik kedai tuak.

Selanjutnya, Iptu Salomo Sagala dan personel  langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka. Singkatnya, tersangka ditangkap personel Unit Reskrim Polsek Perdagangan tanpa perlawanan tidak jauh dari rumah tersangka, Minggu (28/2/21) sekitar pukul 03.00 Wib.

Masih dikatakan Kanit, kini tersangla masih menjalani pemeriksaan di Polsek Perdagangan dan tersangka dapat dipersangkakan melanggar Pasal 340 subs 338 KUHP. (*)