Tolak Direlokasi, Pedagang Pekan Lelo Usir Kadis Perindagsar Sergai, Camat dan Personil Satpol PP

Senin, 12 Juli 2021 | 22:50 WIB

Sergai, MPOL: Ratusan pedagang Pekan lelo di Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) mengusir sejumlah pejabat, kemarin, menolak untuk relokasi (dipindahkan).

Dalam Video siaran langsung salah satu warga di media sosial (Medsos) Facebook berdurasi 12 menit, terlihat pedagang yang didominasi oleh kaum ibu atau emak-emak tampak mengusir Kepala Dinas (Kadis) Perindagsar Sergai, H Karno, Camat Sei Rampah Nasaruddin Nasution hingga personil Satpol-PP Sergai.

Dipantau dalam Video tersebut, personil dari Kepolisian dan TNI-AD turut mengamankan lokasi. Aksi spontan ratusan massa itu juga sempat adu mulut hingga mengusir sejumlah pejabat tanpa sepatah kata pun, mengakibatkan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum)  Medan-Tebing Tinggi macet.

Informasi diterima wartawan, jeritan para pedagang Lelo Desa Firdaus, mereka menolak untuk dipindahkan karena tanah mereka tempati untuk berjualan bukan milik pemerintah melainkan milik pribadi masyarakat sendiri. “Kami menolak untuk dipindahkan, ini bukan tanah pemerintah. Di sini kami cari makan untuk keluarga. Kalian (pejabat-red) ya enak ada gaji bulanan,” teriak warga.

Diketahui sementara lokasi baru yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) juga tanah pribadi berlokasi di Pasar Rakyat Sei Rampah. Keadaan berangsur kondusif, setelah sejumlah pejabat di Pemkab Sergai meninggalkan lokasi Pekan Lelo.

Terpisah, ketika dikonfirmasi Camat Sei Rampah Nasaruddin Nasution, kepada wartawan melalui pesan WhatsApp, Senin (12/7) menjelaskan, mereka datang untuk menghimbau dan mensosialisasikan untuk relokasi pedagang Pasar Lelo ke Pasar Rakyat.

Camat berharap pedagang mau ikuti program pemerintah untuk relokasi pedagang ke Pasar Rakyat Sei Rampah. “Karena lokasi di Pasar Lelo ini tidak memenuhi ketertiban umum dan tidak sesuai RTRW, bahkan tidak ada izin sebagai pasar,” bilangnya.

Sementara Kadis Perindagsar Sergai, H. Karno saat dikonfirmasi hingga kini tidak menjawab. **