Tersangka Pengrusakan Mobil Dinas PU Saat Demo Tolak Omnibus Law Terancam Hukuman 5,5 Tahun

Jumat, 23 Oktober 2020 | 18:21 WIB

Medan, MPOL : Penyidik Sat Reskrim Polrestabes Medan menjerat Pasal 170 dan atau 406 KUHPidana terhadap seorang tersangka pengrusakan mobil Isuzu Panther jenis pick up BK 9320 J milik Dinas PU Provinsi Sumatera saat unjukrasa tolak UU Omnibus Law di depan Kampus ITM Jl. Gedung Arca, Kel. Teladan Barat, Kec. Medan Kota, Kamis (8/10/2020) lalu.

“Tersangka yang kita amankan merupakan seorang mahasiswa berinisial MHB (21) warga Jl. Sukaramai, Kec. Bathin Solapan, Kec. Bengkalis. Dia kita jerat Pasal 170 dan atau 406 tentang bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang dan atau pengrusakan di muka umum, ancaman hukuman penjara 5 tahun 6 bulan,” kata Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko, saat menggelar konferensi pers di Mapolrestabes Medan, Jumat (23/10/2020) sore.

Kapolrestabes menjelaskan, video pengrusakan mobil tersebut yang dilakukan oleh pelaku telah viral di media sosial dan hal itu diperlihatkan oleh pihak kepolisian pada saat peristiwa itu terjadi.

“(Kejadian itu) viral di media sosial, bahwa pembakaran mobil anggota Polda pada tanggal 8 Oktober 2020 dan pengrusakan mobil Dinas PU Bina Marga Provinsi Sumatera Utara yang terjadi di depan Kampus ITM,” sambungnya.

Lebih lanjut dia juga menjelaskan bahwa tersangka pembakaran mobil anggota Polda di Jalan Sekip sedang dikembangkan oleh pihak kepolisian dari Polda Sumut.

“Sebetulnya sore ini, kita akan melaksanakan konferensi pers terkait dengan dua kejadian tersebut. Tapi karena satu masih dikembangkan oleh Polda yaitu terkait pembakaran mobil dinas, kebetulan tersangkanya sudah kita tangkap dua. Sekarang kita tunggu tim gabungan dengan Polda menangkap tersangka lain yang membakar mobil dinas,” sambungnya.

Dikatakan Kapolrestabes, tersangka MHB ditangkap saat berunjuk rasa di Bundaran Tugu SIB, Jl. Gatot Subroto, Medan, (21/10/2020). Tersangka masih sempat dibawa oleh pihak kepolisian untuk mendekati barang bukti yaitu mobil dinas PU Bina Marga Provsu.

“Jadi perlu kita tekankan bahwa yang kita amankan adalah tersangka. Tersangka pada saat itu sedang mengikuti (unjukrasa), disitu ada aksi damai. Yang kita khawatirkan pada tanggal 8 itu, tersangka itu menjadi provokator dan juga pelaku pengrusakan. Kita (polisi) khawatir dia memprovokasi teman-temannya lagi,” ucapnya.

Sampai saat ini, lanjut dikatakan Kapolrestabes, Sat Reskrim Polrestabes Medan masih memburu 2 pelaku lainnya yang terlibat dalam pengrusakan mobil tersebut.

“Dua orang lagi berinsial FH alias DB (25) dan JO (23) masih dalam pengejaran,” pungkasnya. *