Terobos Palang, Angkot Disambar Kereta Api, 5 Penumpang Dikabarkan Tewas

Sabtu, 4 Desember 2021 | 18:24 WIB

Medan, MPOL : Kecelakaan antara angkutan umum (angkot) 123 dengan kereta api di Jl. Sekip, Kel. Sei Agul, Kec. Medan Barat, berujung maut, Sabtu (4/12/2021).

Dalam kejadian itu, 5 penumpang angkot dikabarkan tewas dan penumpang lainnya mengalami luka-luka sudah dilarikan ke rumah sakit. Sementara sopirnya selamat, sedangkan kondisi angkot tampak ringsek. Kaca bagian depan tampak hancur total dan bagian belakang terlepas besinya karena yang tertabrak mobil bagian belakang.

Menurut warga sekitar, kecelakaan maut itu terjadi lantaran angkot yang datang dari arah Jalan Sekip menuju Jalan Gereja menerobos palang saat kereta api melintas.

Roni, salah seorang saksi mata mengatakan, sopir angkot membandel padahal palang pintu kereta api sudah turun, tapi ia tetap juga menerobosnya. Meski sudah diingatkan namun sang sopir tetap menerobos hingga akhirnya tersambar kereta api yang melaju dari arah Binjai menuju Medan.

“Angkotnya nerobos palang, kereta apinya dah dekat ya disambar lah. Ada 5 orang meninggal, 4 luka-luka,” kata Roni.

Saksi mata lainnya menyebutkan, para penumpang baik yang tewas dan terluka terhempas dari angkot yang tertabrak kereta api hingga belasan meter. Sebagian tercampak ke lintasan rel dan yang lainnya terhempas masuk ke dalam parit.

“Begitu ketabrak penumpangnya itu langsung tercampak ke rel sama ke parit. Langsung kami angkat tadi pake angkot lain,” kata Gabe, warga yang berada di lokasi.

Sopir angkot yang nyaris dimassa menyelamatkan diri ke pos rel kereta api. (Foto: Ist).

Gabe menjelaskan total penumpang pada saat kejadian diperkirakan berjumlah 10 orang dan satu diantaranya anak-anak

Akibat dari kejadian itu, arus lalu lintas jadi macet. Petugas kepolisian dari Polsek Medan Barat turun ke lokasi kejadian.

Sopir Nyaris Dimassa

Sopir angkot 123 BK 1610 UE yang berhasil melompat dan melarikan diri nyaris diamuk massa. Ia langsung berlari ke dalam pos penjagaan palang pintu kereta api.

Terlihat puluhan warga yang geram mencoba masuk ke dalam pos. Mereka memaki-maki sang sopir yang menyebabkan kecelakaan maut.

“Keluarkan dia. Biar kami pukuli,” kata warga.

Sementara masa terus berdatangan dan bersorak. Polisi terlihat berjaga-jaga di dalam pos. Sang sopir yang mengenakan kaus hitam pun hanya tertunduk di dalam pos. *