Terekam CCTV, Polsek Deli Tua Ringkus 2 Tersangka Curanmor, 1 DPO

Rabu, 16 Juni 2021 | 16:41 WIB

Deli Tua, MPOL : Petugas Unit Reskrim Polsek Deli Tua meringkus 2 tersangka curanmor di Jl. Eka Warni No 55, Kel. Gedung Johor, Kec. Medan Johor. Aksi kedua tersangka terekam kamera CCTV.

Kanit Reskrim Polsek Deli Tua, Iptu Martua Manik kepada wartawan, Rabu (16/6/2021) mengatakan, kedua tersangka yang diamankan masing-masing Saidam Hanafi Barus (21) warga Jl. Eka Warni Lk. VIII No. 55 Kel. Gedung Johor, Kec. Medan Johor dan MA (16) warga Jl. Eka Rasmi Gg. Eka Rosa VI, Kel. Gedung Johor, Kec. Medan Johor. Sementara seorang tersangka lagi berinsial H masih DPO.

“Aksi curanmor yang dilakukan para tersangka terjadi, Sabtu (12/6/2021) sekira pukul 15.30 WIB. Kedua tersangka kita amankan di Jl. Eka Rasmi Gg. Eka Rosa, Kel. Gedung Johor, Kec. Medan Johor,” katanya.

Martua menjelaskan, sore itu korban
Irwansyah (33) warga Jl. Eka Warni Lk. XII Kel. Gedung Johor, Kec. Medan Johor kehilangan sepeda motor Honda Beat warna merah BK 2443 AGH dari parkiran tempat kerja korban. Saat dicek, aksi tersangka terekam CCTV. Selanjutnya korban membuat laporan polisi ke Polsek Deli Tua, Minggu (13/6/2021) sekira pukul 16.20 WIB.

Menindaklanjuti laporan korban, petugas meluncur ke TKP dan mengambil rekaman CCTV dari kantor pabrik pupuk tersebut. Hasil penyelidikan, petugas curiga dengan gerak-gerik karyawan (tersangka) Saidam dan selanjutnya membawa tersangka ke Mako Polsek Deli Tua.

“Saat diinterogasi secara mendalam, tersangka Saidam mengakui perbuatannya bahwa dialah yang merencanakan pencurian tersebut bersama 2 temannya,” terang Manik.

Selanjutnya petugas melakukan pengembangan untuk mencari kedua tersangka lainnya. Setiba di Jl. Eka Rasmi Gg. Eka Rosa VI, Medan Johor, petugas berhasil mengamankan tersangka MA dan mengakui perbuatannya.

Kemudian, petugas meluncur ke daerah Namorambe untuk mencari tersangka H. Namun diduga informasi sudah bocor, tersangka sudah melarikan diri.

“Dari tangan kedua tersangka kita amankan barang bukti uang Rp. 500 ribu hasil penjualan sepeda motor korban. Saat ini kedua tersangka sudah kita tahan,” pungkasnya. *