Tawuran di Belawan, 6 Pelaku Pengrusakan dan Penjarahan Diciduk, 1 Reaktif Covid 19

Kamis, 22 Juli 2021 | 13:09 WIB

Belawan, MPOL: Polisi akhirnya menciduk enam pria diduga pelaku pengrusakan dan penjarahan saat terjadinya tawuran  antar warga di Jalan K.L Yos Sudarso Belawan, Rabu (21/7/21) dini hari lalu.

Para pelaku ditetapkan sebagai tersangka.”Setelah menjalani pemeriksaan, mereka jadi tersangka,” kata Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP. R. Dayan, dalam keterangannya Rabu (21/7/21) malam.

Keenam pelaku masing-masing berinisial MS (17), K (17), RA (17), AP (17), AA (14) dan BWB (31)

Saat memberikan keterangan, Kapolres didampingi Kasat Reskrim AKP I. Kadek Herry Cahyadi, KBO Sat Reskrim Iptu Arifin Purba, dan Kanit I Sat Reskrim Ipda Herikson Siahaan.

Menurut Kapolres, bentrok terjadi bukan karena isu SARA seperti yang diberitakan, namun karena saling ejek yang selama ini kerap terjadi antar warga yang tinggal berseberangan sungai.

Mulanya warga saling ejek. Lalu, tersangka BS yang saat ini DPO (Daftar Pencarian Orang) mengajak teman-temannya warga Yong Panah Hijau merakit bom molotov untuk menyerang warga Maden Baru Belawan.

Akibat serangan Bom Molotov tersebut beberapa rumah dan warung milik warga Maden Baru mengalami kerusakan dan ada Bom molotov yang jatuh di halaman salah satu rumah ibadah.

Atas serangan tersebut, warga Maden Lama menyerang balik kelompok BS sehingga bentrokan semakin meluas.

“Jadi enam orang yang kami tangkap ini merupakan pelaku penyerangan dan penjarahan ke rumah dan toko milik warga. Satu dewasa dan lainnya masih dibawah umur,” ujarnya seraya menjelaskan satu dari mereka reaktif Covid-19.

Terkait adanya isu sara yang beredar kata Kapolres, itu tidak benar sebab saya sudah datang ke Mesjid dan Gereja yang ada disana dan menjelaskan kepada pengurus Mesjid dan Gereja bahwa isu sara tersebut tidak ada, bentrokan yang terjadi adalah bentrokan yang sudah direncanakan karena dipicu saling ejek.

“Saya sudah bertemu Camat, Lurah dan Kepling untuk mengatasi masalah ini dan kami (Polres Belawan) telah menyiagakan Tim Gabungan yang terdiri dari personel Polres Pelabuhan Belawan, Brimob dan Sabhara Polda untuk mencegah terjadinya bentrokan susulan,” ungkapnya.

Kapolres menghimbau warga agar jangan mudah terprovokasi, mengingat situasi saat ini sedang PPKM Level 4 dimana kita harus menghindari kerumunan.. (*)