Tampang Dua Maling Motor di Gaperta Berdarah-darah Dihajar Warga

Sabtu, 19 November 2022 | 18:49 WIB

Medan, MPOL : Dua pelaku yang mencoba mencuri sepeda motor (curanmor) berdarah-darah dihajar warga, Sabtu (19/11/2022) sekira pukul 11.30 WIB. Kedua maling tersebut kepergok korbannya Dame Manurung (48) saat akan mendorong keluar motor Honda Vario BK 8530 AKG milik korban dari Optik Abadi di Jalan Gaperta, Kelurahan Helvetia Tengah, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan.

Kanit Reskrim Polsek Helvetia, Iptu M. Theo Dwi Hutama Ladja ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan kedua pelaku sudah diamankan di Polsek Helvetia.

“Kedua pelaku yang kita amankan M. Teguh Febrianto (29) warga Dusun II Sei Mencirim Pondok Gang Flamboyan, Kelurahan Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal, Deliserdang dan Deva Sahdewa (21) warga Jalan Budi Utomo, Kelurahan Indra Kasih, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang,” ungkap M. Theo.

Theo menjelaskan, aksi pencurian motor milik korban terjadi saat korban tengah mengobrol dengan suaminya di dalam optik tersebut. Tiba-tiba korban mendengar suara bunyi patahan dan korban langsung keluar mengeceknya. Korban terkejut melihat sepeda motornya sudah didorong salah seorang pelaku. Korban langsung berteriak dan mencoba menarik motornya. Namun, dengan sadisnya pelaku malah menendang korban hingga terjatuh.

Tampang kedua pelaku curanmor setelah diamankan Polsek Helvetia. (Foto: Ist).

“Lalu datanglah teman pelaku untuk membonceng temannya dengan maksud agar segera melarikan diri. Karena teriakan korban mengundang perhatian warga, pelaku langsung ditangkap dan dihakimi massa,” katanya.

Polisi kemudian membawa kedua pelaku ke RS Bhayangkara Medan untuk mendapatkan perobatan karena mengalami luka-luka karena dihajar massa. Setelah itu, kedua pelaku diboyong ke Mapolsek Helvetia guna proses hukum lebih lanjut.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti diantaranya dua buah kunci T, dua buah kunci sepeda motor, sebuah obeng warna hitam dan satu unit sepeda motor Honda Vario BK 8530 AKG.

“Setelah kita interogasi, pelaku Teguh Febrianto ini merupakan residivis dengan kasus yang sama (curanmor),” pungkasnya. *