Tak Terima Dimarahi, M Iqbal Tikam Tetangganya Pakai Gunting

Jumat, 13 Maret 2020 | 23:09 WIB

Medan – Tidak terima dimarahi lantaran memotong rambut perempuan secara paksa, M Iqbal Chaniago (24) warga Jalan Zainul Arifin yang merupakan eks Kampung Kubur yang kini menjadi Kampung Sejahtera itu nekat menikam, Kader (38) tetangganya sendiri. Akibat penikaman tersebut, Kader terpaksa dilarikan dan harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit Pirngadi Medan.

Akibat aksi penikaman tersebut, M Iqbal, diringkus Tekab Polsek Medan Baru dari kediamannya, Kamis (12/3) dinihari, sekira pukul 00.30 Wib. Aksi penikaman itu dilakukan pelaku, Senin (9/3) pagi sekira pukul 04.00 WIB, saat itu korban yang tengah duduk di depan rumahnya (kebetulan rumah korban bersebelahan dengan pelaku), lalu tiba tiba korban didatangi pelaku yang membawa sebuah gunting, tanpa banyak basa bas, pelaku pun langsung menikam korban menggunakan sebuah gunting yang dibawanya.

Beruntung nyawa korban dapat terselamatkan, sebab pada saat kejadian tetangga sekitar rumah korban lainnya yang mendengar dan melihat kejadian itu langsung melerai dan segera melarikan korban ke Rumah Sakit Pirngadi Medan. Sementara M Iqbal kabur meninggalkan korban dan pergi dari tempat kejadian.

Sementara keluarga korban yang tidak terima kejadian itu langsung mendatangi Mapolsek Medan Baru guna membuat laporan Polisi dengan laporan nomor : LP317/III/2020. Petugas Polsek Medan Baru yang mendapat laporan tersebut, langsung mengecek dan melakukan pennyelidikan lebih lanjut.

Singkat cerita, beberapa hari setelah keluarga korban membuat laporan Polisi, tepatnnya pada hari Kamis (12/3) malam, Tekab Polsek Medan Baru yang mendapatkan informasi, kalau pelaku tengah berada dirumahnya di Jalan Zainal Arifin, segera mendatangi rumah tersebut dan berhasil menangkap pelaku.

Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Iptu Immanuel Ginting saat dikomfirmasi membenarkan penangkapan terhadap tersangka, “Saat ini, tersangka beserta barang bukti, sebuah gunting yang digunakan untuk menikam korban sudah kita amankan di Mako. Namun pada saat kita lakukan penangkapan dirumahnya, tersangka sempat kabur dengan cara melompat dari lantai 2 ke belakang rumahnya dan masuk ke selokan, sehingga kita lakukan pencarian di selokan dan akhirnya kita berhasil menangkapnya. Atas perbuatannya tersangka kita kenakan Pasal 351 yunto 170 KUHPidana,” kata Kanit Resk Iptu Immanuel Ginting. (Sun)