Tabrak Trotoar, Wanita Berhijab Langsung Tewas Di Tempat

Sabtu, 8 Agustus 2020 | 09:50 WIB

Delitua, MPOL: Cut Ziah (37), warga Jalan Sei Tengah, Dusun VIII, Desa Pahlawan, Kel. Bogak, Kec. Tanjung Tiram, Kab. Batu Bara, tewas di tempat, setelah sepeda motor Honda BK 5804 OAJ, yang dikendarainya menabrak trotoar di Jalan A.H Nasution Kel. Kwala Bekala Kec. Medan Johor, persisnya berada di depan Warung Cimahi, Sabtu  (08/08/2020) dinihari, sekitar pukul 01.40 wib.

Menurut saksi mata, Suradi Nasution (51), Andre (24), dan Afandi (44) menjelaskan. Ketika pria tersebut berada di Warung Cimahi, tiba-tiba terdengar suara sepeda motor menabrak trotoar, sehingga ketika pria tersebut berlarian ke jalan, berniat akan menolongnya. Namun, terlihat sipengendara yang diketahui seorang wanita sudah tergeletak di taman jalan dengan berlumuran darah, diduga telah meninggal dunia. Sedangkan sepeda motornya tergeletak di badan jalan. 


Poto: Identitas korban.(Poto:ist)

Mengetahui adanya lakalantas tunggal, salah seorang dari ketiga pria itupun langsung menghubungi petugas Polsek Delitua guna mengabarkan kejadian tersebut.  

Tak lama berselang atau sekitar 20 menit kemudian, petugas Polisi Unit Lantas Polsek Delitua tiba dilokasi kejadian, dan melihat adanya seorang perempuan yang diketahui bernama Cut Zibh sudah meninggal dunia dilokasi. Selanjutnya petugas menghubung ambulance untuk membawa korban keruangan Jenazah RS Adam Malik Medan. 

Kapolsek Delitua AKP Zulkifli Harahap, kepada wartawan, Sabtu (8/8/20) pagi, sekitar pukul 07.00 wib membenarkan kejadian tersebut.

“Iya. korban saat ini sudah berada di ruang jenazah RS. Adam Malik. Selanjutnya, kami mengupayakan mencari keluarganya,” terangnya. 

Lebih lanjut dijelaskannya, peristiwa bermula ketika korban melintas di Jalan A.H Nasution, Kel. Kwala Bekala, Kec. Medan Johor. Korban mengarah ke Asrama Haji. Namun, setelah melewati Fly Over, Simpang Ampat Titi Kuning, tepatnya di seberang Warung Cimahi, korban menabrak Trotoar yang ada di sebelah kanan badan jalan, sehingga menyebabkan korban kehilangan kendali lalu korban terpental ke arah taman jalan. Namun saat itu sepeda motor korban terseret sejauh 10 meter kedepan.

“Korban tewas karena banyak mengeluarkan darah akibat bagian tengkorak kepala sudah pecah dan pergelangan tangan sudah patah”, terangnya.***