Sopir Ojek Tewas Ditikam Begal, Pelaku Mati Diamuk Massa

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 18:11 WIB

Medan, MPOL: Aksi perampokan yang mengambil korban jiwa terjadi lagi. Kali ini, seorang sopir ojek, Jadi Tamba Lehet (39) tewas ditikam begal, sedangkan pelakunya
Syahril Hasian Harahap (23) warga Jalan Pendidikan Dusun VII Gang Rezeki Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, mati juga dimassa, Sabtu (24/10) dini hari.

Informasi yang dihimpun wartawan, Sabtu (24/10/20) siang mengatakan  Jumat  (23/10/20) sekira pukul 23.40 WIB, korban yang tinggal di Jalan Turi Lorong A Kelurahan Sugirejo 1, Kecamatan Medan Kota mendapat pesanan unuk mengantar pelaku dari Jalan Pelajar menuju Jalan Duku Raya Desa Bandar Khalipah.

Singkatnya, Sabtu sekira pukul 00.25 WIB, korban tiba di tujuan bersama pelaku . Tiba-tiba pelaku yang bertubuh gemuk itu langsung menodong korban pakai pisau sambil memaksa korban untuk menyerahkan Honda Vario warna hitam BK 4638 AHH milik korban. Lantas, korban menolaknya sehingga pelaku langsung menikam punggung korban hingga bersimbah darah. Tak ayal, korban dan sepedamotornya jatuh.

Begal mati dimassa.(Ist)

Melihat korban tak berdaya, pelaku membawa kabur Vario korban. Dalam kondisi luka tikaman korban berteriak minta tolong.

Warga yang mendengar teriakan korban berdatangan dan mengejar pelaku, dan warga lainnya langsung membawa korban ke RS Citra Medika Tembung guna mendapat perawatan medis.

Ketika di Jalan Benteng Hilir Desa Bandar Khalifah, pelaku terkepung massa. Seketika itu juga pelaku langsung dimassa hingga akhirnya tewas di tempat.

Tak lama berselang personil Reskrim Polsek Percut Sei Tuan tiba di lokasi dan kemudian mengevakuasi jasad pelaku ke RS Bhayangkara Medan guna kepentingan selanjutnya.

Petugas juga mendatangi rumah sakit dan pihak rumah sakit mengatakan kalau korban telah meninggal karena pendarahan akibat luka tikam yang cukup parah di punggung kanannya.

Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan Iptu JA Panjaitan yang dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya kejadian itu. Dijelaskan Kanit bahwa jasad korban sudah dijemput keluarga dari rumah sakit, “Sedangkan jasad pelaku masih di RS Bhayangkara Medan untuk kepentingan penyelidikan,” ujarnya.(*)

Korban tewas dibegal.(Ist)