Selain Menyikat Habis Perjudian, Polres Asahan Ungkap Sejumlah Kasus Lainnya

Rabu, 29 Juli 2020 | 21:19 WIB

Kisaran, MPOL : Selain menyikat 63 tersangka tindak pidana perjudian dalam kurun waktu 7 bulan (Januari-Juli) 2020, Polres Asahan juga mengungkap sejumlah kasus lainnya.

Sejumlah kasus yang berhasil diungkap diantaranya persetubuhan terhadap anak dan melarikan anak dibawah umur.

Kapolres Asahan, AKBP Nugroho Dwi Karyanto, dalam konferensi persnya di hadapan wartawan, Rabu (29/7/2020) sekira pukul 14.15 WIB, mengatakan, pengungkapan kasus tindak pidana persetubuhan terhadap anak terjadi di Dusun II Desa Sei Apung, Kecamatan Tanjungbalai, Kabupaten Asahan. Dalam kasus ini, seorang ayah yang tega menyetubuhi anaknya sendiri sebanyak 2 kali dengan alasan nafsu melihat anaknya.

“Terhadap pelaku dikenakan Pasal 81 ayat 1 dan ayat 3. Ayat 1 ancaman pidana paling lama 15 tahun atau denda Rp. 5 milyar dan untuk Ayat 3 ditambah sepertiganya dari masa tahanan,” kata AKBP Nugroho didampingi didampingi Wakapolres Kompol Mhd Ikhwan, Kabag Ops Kompol Rd Firman, Kasat Reskrim AKP Adrian Rizky Lubis dan Kasubbag Humas, AKP Edi Plantino.

Selanjutnya, untuk kasus tindak pidana melarikan anak dibawah umur, petugas berhasil mengungkapnya setelah bekerjasama dan komunikasi yang baik antara kepolisian dengan para awak media dan masyarakat.

“Polres Asahan berhasil mengamankan seorang pelaku yang melarikan seorang perempuan di bawah umur. Pelaku dijerat Pasal 332 ayat 1, melarikan perempuan yang belum dewasa tidak dengan kemauan orangtuanya dengan ancaman penjara paling lama 7 tahun,” ucapnya.

Sebagai barang bukti, petugas mengamankan 1 lembar kwitansi tiket mobil Bus ALS dengan nomor 474095 atas nama Edi S untuk 2 orang penumpang, 1 potong baju kaos warna merah lengan panjang bertuliskan huruf H & M pada bagian depan milik korban, 1 potong celana panjang warna hitam milik korban dan 1 buah topi warna hitam polos milik tersangka. *