Rumah Keliat di GMT Pancur Batu Terbakar

Senin, 10 Februari 2020 | 23:48 WIB

Pancur Batu (Medanposonline.com) – Rumah permanen yang dikontrak Masa Keliat (42) di Perumahan Griya Milala Tengah (GMT) Jalan Pelopor Dsn VI Desa Namo Bintang, Kec. Pancur Batu, Kab. Deli Serdang terbakar, Senin (10/2) sekira pukul 10.45 WIB. Asal api diduga akibat korsleting arus pendek listrik.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran itu, sedangkan kerugian materi masih dalam penghitungan.

Data yang diterima dari lapangan, awalnya saksi Saut Marpaung (47) warga Jalan Pelita Perumahan Kodam Desa Namo Bintang, Pancur Batu, Rahmad Efendi Panjaitan (29) dan Alpaian (31) keduanya warga Jalan Pertahanan GG. Arma Patumbak, melihat ada api dari atas plapon rumah yang ditempati Masa Keliat. Lalu, saksi Rahmad Efendi melaporkannya kepada isteri korban bernama Monalisa Br Barus (26) yang saat itu sedang tidur.

Kepada isteri korban ini, saksi Rahmad menanyakan apakah sedang memasak, yang dijawab isteri korban tidak. Saksi Rahmad pun menjelaskan kalau dari atas plapon rumahnya ada kepulan asap yang disertai percikan api.

Begitu mendapat laporan tersebut, isteri korban langsung bergegas membuka gudang tempat penyimpanan barang berupa pakaian dan almari. Setelah pintu gudang dibuka ternyata di dalam gudang tersebut sudah dipenuhi asap, dan di atas gudang terlihat api sedang menyala.

Dengan wajah kalut, Monalisa Br Barus langsung membangunkan anak-anaknya agar ke luar dari dalam rumah sambil mengeluarkan barang-barang yang dapat diselamatkan dibantu oleh para saksi. Masyarakat sekitar yang mengetahui kejadian juga ikut berpartisipasi berusaha memadamkan kobaran api secara manual.

Sekira pukul 12.00 WIB, api akhirnya berhasil dijinakkan setelah 4 unit mobil pemadam kebakaran milik PT. Galatta Lestarindo ditambah 1 unit mobil pemadam kebakaran dari Pemko Medan turun ke lapangan.

Kapolsek Pancur Batu AKP Dedy Dharma, SH melalui Kanit Reskrim Iptu Pol Suhaily Hasibuan, SH MH ketika dikonfirmasi mengatakan, penyebab kebakaran tersebut diduga akibat korsleting arus pendek.

“Dalam peristiwa itu tidak ada merenggut korban jiwa. Sedangkan kerugian materi masih didata,” ujar Iptu Suhaily.(TG)