Polsek Medan Area Amankan Pelaku Pengancaman, Bb Pisau Dapur

Selasa, 7 Desember 2021 | 17:53 WIB

Medan, MPOL; Seorang pria bernama Yogi Pradana (24) diringkus Unit Reskrim Polsek Medan Area karena diduga melakukan pengancaman terhadap korbannya Atma Maymaran (25) warga Jalan Medan Area Selatan, Kelurahan Sukaramai I Kecamatan Medan Area.

Kapolsek Medan Area, AKP Sawangin Manurung melalui Kanit Reskrim, Iptu Philip Antonio Purba dalam keterangannya melalui aplikasi whatsapp Selasa (7/12/21) mengatakan pelaku (Yogi) kita amankan Rabu (1/12/21) kemarin setelah korban membuat laporan ke Polsek Medan Area.”Selain pelaku, kita menyita barang bukti sebilah pisau dapur,” ujarnya.

Kanit menjelaskan kejadian berawal ketika korban mendatangi rumah tersangka Yogi di
Jalan Medan Area Selatan Gang Merak Medan Area, untuk menagih utang, Kamis (18/11/21) lalu.

Saat itu, korban bertemu bapak Yogi yakni Nasrul dan menyampaikan maksud kedatangannya untuk menangih utang.

Lalu, Nasrul mengatakan Yogi lagi di kamar mandi. Korban mendekati kamar mandi sambil berteriak,”Mana utang mu”.

Diduga tidak terima dengan cara korban menagih utang, pelaku keluar dari kamar mandi dan langsung mengambil pisau dapur dari atas meja sambil mengatakan,”Pergi kau, atau nanti ku tikam” sambil mengarahkan pisau ke korban.

Melihat keributan itu, ayah pelaku (Nasrul) mencoba melerai dan menyuruh korban keluar dari rumahnya. Pelaku semakin emosi dan mengejar korban sambil mengancam korban,”Ku tunggu kau diluar, ku bunuh kau nanti pakai pisau ini,”.

Melihat pelaku semakin emosi, korban bergegas meninggalkan rumah pelaku. Lalu membuat laporan ke Polsek Medan Area.

Dari laporan korban kata Philip, personil Unit Reskrim Polsek Medan Area, mengamankan pelaku dari rumahnya tanpa perlawanan.

Bersama barang bukti sebilah pisau dapur, penarik beca bermotor (betor) ini digelandang ke Mako Polsek Medan Area.

Kepada petugas pelaku mengaku ada mengancam korban pakai pisau dapur.”Memang aku ada utang Rp 250 ribu dengan dia bang. Tapi menagihnya agak kasar dan aku dimaki-makinya dengan kata-kata kotor,” ujar pelaku membela diri.

“Pelaku masih kita periksa dan terancam melanggar Pasal 335 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukumannya 1 tahun penjara, ujar kanit.(*)