Polrestabes Ungkap Sindikat Narkoba Jaringan Internasional, 1 Tersangka Ditembak Mati dan Bb 26,9 Kg Sabu

Kamis, 14 Januari 2021 | 17:17 WIB

Medan, MPOL: Petugas Sat Narkoba Polrestabes Medan kembali memutus matarantai sindikat narkoba jaringan Internasional dengan meringkus empat tersangka seorang diantaranya terpaksa ditembak mati.

Selain para tersangka petugas menyita sebagai barang bukti berupa sabu sebanyak 26,9 kg, dimana 25 Kg sabu diantaranya dikemas pakai bungkusan teh China.

“Ini prestasi yang membanggakan di awal 2021. Karena jajaran Sat Res Narkoba Polrestabes Medan menggagalkan peredaran 26,9 Kg sabu dari 4 tersangka yang salah satunya terpaksa ditembak karena menyerang petugas,” jelas Kapoldasu, Irjen Pol Martuani Sormin didampingi Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko, Kabid Humas Poldasu, Kombes Pol Hadi Wahyudi dalam keterangannya di RS Bhayangkara Brimob Poldasu, Kamis (14/1/21) sore.

Kapoldasu yang juga didampingi Kasat Narkoba, AKBP Oloan Siahaan, Wakasat Narkoba, Kompol Doly Nainggolan dan Kanit III, Iptu Irwanta Sembiring mengatakan kasus ini terungkap berkat informasi masyarakat yang mengetahui adanya transaksi narkoba di salah satu kamar Hotel Grand Jalan Sei Belutu, Kecamatan Medan Baru, Senin (11/1/21).

Tiga tersangka digiring petugas.(Isu)

Dari informasi itu, petugas bergerak dan berhasil mengamankan tiga tersangka masing-masing ESR (23) dan RS (20) yang keduanya warga Jumpa Glumpang VII, Kelurahan Jeumpa Glumpang VII, Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara dan FS (20) warga Dusun Habib Alwi I, Kelurahan Rambot, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Tenggara.

Dari ketiga tersangka, petugas berhasil menyita 22 paket sabu seberat 1.900 gram disembunyikan dalam sepatu. Tak sampai di situ, para tersangka mengaku mendapatkan sabu itu dari pria berinisial MS.

Tak membuang waktu, petugas kemudian meringkus tersangka MS (31) warga Dusun Klampis Utara, Desa Klampisrejo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur di salah satu hotel di Jalan Sisingamangaraja Medan.

Sampai di lokasi, petugas berhasil mengamankan tersangka, MS bersama barang bukti 1 koper berisi 25 bungkus sabu seberat 25 Kg.

Dalam pengakuannya, sabu tersebut diterima dari, H dan AA yang kini sedang dalam pengejaran petugas. Petugas melakukan pengembangan dengan membawa MS untuk menunjukkan keberadaan H dan AA.

Namun di perjalanan, tersangka MS menyerang petugas dengan cara memukul dengan borgol. Tak mau ambil risiko, petugas langsung memberikan tindakan tegas, keras dan terukur ke arah dada tersangka. Meski sempa dilarikan ke RS namun nyawa MS tak terselamatkan.

“Sabu itu rencananya akan dibawa tersangka MS ke Surabaya. Saya juga sudah instruksikan kepada anggota jika dalam penindakan ada yang mengancam keselamatan dan nyawa petugas, terapkan tindakan tegas, keras, tepat dan terukur. Para tersangka ini merupakan sindikat jaringan narkoba Internasional” tandas Irjen Pol Martuani Sormin.(*)