Polisi Tembak Mati Bandar Sabu Jaringan Malaysia di Medan

Senin, 3 Februari 2020 | 14:59 WIB

Medanposonline.com – Petugas Sat Res Narkoba Polrestabes Medan meringkus dan menembak mati satu bandar (BD) narkoba jaringan narkoba Internasional di salah satu kawasan Simalingkar, Kota Medan, Sumatera Utara, tidak jauh dari Kebun Binatang.

Hal itu dipaparkan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Johnny Eddizon Isir didampigi Kasat Narkoba AKBP Sugeng Riady, Kanit Idik-I Iptu Rahmat Aribowo, Kanit-II AKP Rapi Pinarki dan Kanit-III Iptu Hardiyanto dalam keterangannya kepada wartawan di RS Brimob Polda Sumut, Senin (3/2/2020).

Tersangka yang ditembak mati berinisial MY (25) warga Jalan GP, Aceh Pidei. “Dari tangan tersangka MY disita barang bukti sabu seberat 2 Kg, dan 5.000 butir pil ekstasi. Sedangkan delapan tersangka lainnya yang ditangkap dari lokasi berbeda disita sabu seberat 8.1 kg yang dikemas dalam bungkusan teh hijau, dan 500 butir pil ekstasi.

Mantan ajudan Presiden Joko Widodo ini menjelaskan, barang bukti narkoba jenis sabu dan ekstasi yang disita dipasok dari Malaysia. Kemudian, dengan menggunakan jalur laut di Aceh barang haram tersebut dikirim dan akan diedarkan di Kota Medan.

Untuk tersangka MY terpaksa ditembak mati karena melawan petugas saat pengembangan. Saat ini jasad tersangka ada di kamar mayat RS Bhayangkara Polda Sumut.

Masih dikatakan Kapolrestabes Medan, para tersangka mempunyai peran berbeda ada sebagai pengedar, kurir dan bandar. “Mereka yang ditangkap sudah masuk dalam target operasi (TO) Sat Res Narkoba Polrestabes Medan. “Para tersangka dapat dipersangkakan melanggar pasal narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara atau hukuman mati,” ujar Kombes Pol Johnny Eddizon Isir. (Isu)