Polisi Ringkus Pelaku Pembunuhan Teman Sekampung Dari Persembunyiannya Di Riau 

Sabtu, 24 September 2022 | 17:37 WIB

 

Simalungun, MPOL: Polsek Saribudolok dengan Unit Jahtanras Polres Simalungun  dibantu dengan Subdit Jahtanras Ditreskrimum Polda Sumut meringkus seorang  pelaku pembunuhan.

Pelakunya berinisial SS (34) warga Dusun Rawang Nagori Purba Tua Baru Kec.Silimakuta Kab.Simalungun ditangkap polisi karena telah membunuh teman sekampungnya Jostiunus Ginting (41) di halaman depan rumah Ramot Saragih, di Dusun Rawang, Nagori Purba Tua, Kecamatan Silimahuta, Kabupaten Simalungun, Senin (19/9/2022) lalu.

Kapolres Simalungun AKBP Ronald FC Sipayung kepada wartawan melalui  Kasat Reskrim AKP Rachmat Aribowo via pesan whats app (WA) menyebutkan, penangkapan pelaku SS  berdasarkan Laporan Polisi No. LP/B/23/IX/2022/SPKT/Polsek Saribudolok/Polres Simalungun/Polda Sumut, tanggal 20 September 2022.

Selanjutnya, polisi melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi. Dari keterangan saksi, kemudian, Kasat Reskrim AKP Rahcmat Wibowo didampingi Kanit Jahtanras Ipda Bayu dan petugas Jatanras Ditreskrimum Poldasu melakukan koordinasi terkait kasus pembunuhan tersebut dan pelakunya melarikan diri.

Setelah beberapa hari melakukan penyelidikan dan mencari keberadaan pelaku, polisi pun mencium keberadaan tempat pelarian pelaku di Provinsi Riau. Mendengar itu, polisipun langsung memburu pelaku dan  menuju lokasi persembuyiannya di wilayah hukum Polda Riau.

Akhirnya petugas gabungan dari  Polsek dan Polres serta Poldasu, Rabu (21/09/2022) malam sekira pukul, 22.30 WIB berhasil meringkus pelaku SS dari wikayah hukum Polda Riau.

Menurut Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP Rachmat Aribowo ketika dikonfirmasi, Sabtu (24/09/2022) mengatakan, pelaku “SS diamankan bersama dengan barang bukti parang panjang yang dipergunakan SS untuk menikam korban

Diduga, sebelum kejadian pembunuhan, antara pelaku SS dan korban terjadi selisih paham yang mengakibatkan pelaku sakit hati lalu keduanya bertengkar adu mulut.

Setelah emosi, pelaku menikam perut korban dengan menggunakan sebilah parang ke perut korban. Akibatnya korban tumbang dan terkapar dengan kondisi perut  korban koyak dan usus terburai keluar,” kata Kasat Reskrim.

Dengan kondisi mengenaskan, nyawa korban pun tak terselamatkan, akhirnya jenazah korban Jontinus Ginting  dibawa ke rumah sakit untuk di visum.

Saat ini SS masih menjalani pemeriksaan di Polsek Saribu Dolok untuk mendalami motif pelaku yang nekat membunuh korban dan  untuk itu pelaku telah ditahan dan disangkakan dengan pasal pasal 338 Subs pasal 351 Ayat (3) dari KUHPidana dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 15 tahun, pungkas AKP Rachmat Aribowo.*