Pertontonkan Sikap Premanisme didepan umum, IPDA RBS Dipropamkan Wartawan

Kamis, 13 Januari 2022 | 23:05 WIB

 

Batu Bara, MPOL: Sikap IPDA RBS, salah seorang Kepala Unit (Kanit) di Polres Batubara, sangat tidak pantas untuk ditiru. Pasalnya, disaat Kapolri menginginkan anak  buahnya tidak arogan dan lebih memilih mendekatkan diri kepada masyarakat namun bagi IPDA RBS sepertinya tidak demikian. Pria yang dikenal tempramental itu justru bertindak ala premanisme kepada wartawan.

 

Akibatnya, IPDA RBS dilaporkan ke Propam Poldasu. Dia mengucapkan kata-kata kotor bahkan nyaris memukul wartawan yang hendak meliput kegiatan Polres Batubara, Kamis (13/1/22).

“Aku tadi jalan lewat depan SPKT mau meliput kegiatan Kapolres Batu Bara. Tiba-tiba dari depan ruang SPKT ada yang memanggil. Namun, tanpa alasan yang jelas, ada oknum Polisi lain yang memanggil dengan nada keras,” kata Mohd Fadli, wartawan Media Televisi, di Mapolres Batu Bara.

Ia menjelaskan, sebenarnya dirinya tidak menggubris panggilan tersebut, sebab ia hendak meliput kegiatan Kapolres Batu Bara. Namun, mendengar nada tinggi dari oknum Polisi itu, ia kemudian menghampiri oknum tersebut.

“Pertama aku dipanggil salah seorang Personel Polres Batu Bara. Sebab, di depan ruang SPKT ada beberapa orang yang sedang duduk. Namun tanpa alasan, oknum Polisi lain yang berinisial Ipda RBS memanggil dengan nada keras. ‘Woi… sini kau. Kau… sini” Lalu kujawab kalau aku gak mau, aku sedang sibuk. Tetapi dia menjawab, Sok sibuk kau… Sibuk apa kau…,” Kata Fadli.

Kemudian Fadli menjawab  apa maksud perkataan tersebut. Lalu oknum itu semakin emosi, hingga hendak memukul dengan mengacungkan kepalan tangan (tinju). Tak hanya itu, oknum itu pun sempat mengeluarkan perkataan tidak senonoh (sopan).

“Terus aku bertanya, apa maksudnya. Tapi oknum itu semakin emosi. Jangan pura-pura gak tau kau. (menyebut kemaluan laki-laki) kau.., (menyebut nama hewan) kau.., Uda tua kau. Woy Pelka (menyebut nama hewan yang sama),” ujarnya.

Seorang wartawan yang saat itu bersamanya,  Purnomo menuturkan, awalnya ia bersama Mohd Fadli hendak meliput kegiatan Kapolres Batu Bara.

“Tadi kami mau meliput kegiatan Kapolres Batu Bara. Kami sama jalan tadi. Tapi aku terus belok ke arah kanan. Aku pikir tadi canda-canda, rupanya ribut betulan (serius). Bersama beberapa Personel lain yang ada dilokasi, kami lerai (pisah) keributan itu,” tuturnya.

Tidak terima dimaki-maki bahkan membawa-bawa nama keluarganya, Fadli didampingi puluhan wartawan dari group Wappress membuat laporan ke Sie Propam Polres Batu Bara.

Namun karena sesuatu  pertimbangan akhirnya Mhd Fadli memutuskan mengalihkan pengaduan terhadap perbuatan Ipda RBS ke Propam Poldasu.

“Aku putuskan ke Mapoldasu besok untuk membuat pengaduan di Propam Poldasu”, tutupnya.

Dikonfirmasi lewat seluler, Kapolres Batu Bara AKBP Ikhwan Lubis belum bersedia memberikan tanggapan.

 

Sementara itu, seorang PJU di Polres Batubara yang dikonfirmasi soal prilaku IPDA RBS, mengatakan jika oknum perwira tersebut tempramental. “Memang dia tempramental, kita dukung jika wartawa itu melaporkan ke Propam,” katanya.

Menanggapi dugaan perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan oknum polisi, Ketua PWI Batu Bara Alpian menyatakan dukungannya agar kasus ini ditindaklanjuti ke Propam. ***